Jember (beritajatim.com) – Ahmad Hoirozi, anggota Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) dan anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendukung aksi unjuk rasa massa pendukung program Makan Bergizi Gratis di halaman Gedung DPRD, Sabtu (20/6/2026).
“Kami Satgas MBG memang mendukung sepenuhnya gerakan ini, karena program ini sangat mulia,” kata Hoirozi. Program MBG ini, menurutnya, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hoirozi meminta agar kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperbaiki. “Bukan programnya yang dihentikan, karena manfaat program strategis Pak Prabowo ini sangat dirasakan,” katanya.
Satgas MBG Jember sendiri, menurut Hoirozi, terus melakukan evaluasi. “Kami mendata mana dapur yang kurang layak, kurang memenuhi SOP. Ini akan kita perbaiki, karena kita masih baru berjalan sekitar 1,5 tahun. Kalau MBG di Jepang dan negara lain sudah berjalan puluhan tahun. Kita baru memulai,” katanya.
Politisi Partai Gerindra ini menyatakan siap memperbaiki program strategis nasional tersebut. “Saya siap all out,” katanya.
Yang jelas, Hoirozi akan mematuhi seluruh ketentuan pemerintah, termasuk menutup sementara dapur SPPG untuk perbaikan selama masa liburan sekolah, 22 Juni hingga 11 Juli 2026. “Kalau memang ditutup sementara, kita hormati. Karena memang ada perbaikan dan pembenahan pada dapur-dapur yang kurang bagus dan ditengarai fiktif,” katanya.
Menurut Hoirozi, rata-rata kelemahan dapur SPPG terdapat pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). “Kebanyakan ini masih berupa penampungan. Memang program ini tidak bisa dihentikan, tetapi harus diperbaiki. Sekarang pemilik dapur sudah mulai memperbaiki IPAL,” katanya.
IPAL sangat penting karena limbah SPPG tidak boleh mengganggu masyarakat sekitar. [wir/kun]






