Bondowoso (beritajatim.com) – Kebakaran melanda sebuah pom mini di Desa Sukosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (15/6/2026) siang. Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukosari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.18 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 13.47 WIB.
“Petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas,” ujar Aries.
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas, kebakaran bermula saat Samsul (32), penjaga pom mini, menghidupkan mesin DAP. Namun, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian bawah mesin.
Melihat kondisi tersebut, Tio (27), yang juga bertugas menjaga pom mini, berupaya mengambil alat pemadam api ringan (APAR). Namun sebelum alat tersebut digunakan, api lebih dulu menyambar dan mengenai bagian telinganya.
Kobaran api kemudian membesar dan membakar sejumlah peralatan di area pom mini. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi layanan SiJaguar Damkar Bondowoso.
Aries menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting pada mesin DAP yang digunakan untuk operasional pom mini.
“Untuk penyebab sementara diduga karena korsleting pada mesin DAP. Namun kami tetap melakukan pendataan dan pengumpulan informasi di lapangan,” katanya.
Dalam peristiwa tersebut, dua unit mesin pompa bensin pom mini, sebuah televisi, dan kasur kapuk mengalami kerusakan akibat terbakar.
Selain Tio, dua korban lainnya yang mengalami luka ringan adalah Samsul (32) dan Fernando (26). Ketiganya langsung dibawa ke Puskesmas Sukosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Mengenai kerugian material, Aries menyebut masih dilakukan pendataan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan pemilik usaha, kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta. Sementara hasil pengamatan petugas di lokasi memperkirakan nilai kerugian dapat mencapai sekitar Rp75 juta.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Bondowoso mengerahkan armada Carcentro, Water Supply, dan Rescue. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan. Setelah proses pendinginan selesai, petugas kembali ke markas untuk melanjutkan kesiapsiagaan,” pungkas Aries.
Penanganan kejadian turut melibatkan personel Polsek Sukosari, Koramil Sukosari, serta warga sekitar yang membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi kejadian. (awi/ted)






