Tulungagung (beritajatim.com) – Dua pelaku pembobolan toko bangunan ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Kedua pelaku berinisial IJ (38) dan SB (37) ditangkap di wilayah Jawa Tengah. Mereka diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan polisi mendapat laporan adanya pencurian dengan pemberatan di toko bangunan Kecamatan Ngantru, pada awal bulan Mei lalu. Mereka segera melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut.
“Setelah kami melakukan penyelidikan, kami mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Mereka juga berkoordinasi dengan jajaran Polda Jawa Tengah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku. Pada Kamis (11/6/2026), polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku di kota yang berbeda.
“Terduga pelaku berinisal IJ (38) ditangkap di Kabupaten Pekalongan dan SB (37) diamankan polisi di Kabupaten Batang Jawa Tengah,” terangnya.
Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki terduga pelaku menggunakan timah panas. Pasalnya, terduga pelaku sempat melakukan perlawanan ketika ditangkap petugas.
“Saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan di Polres Tulungagung untuk dilakukan pendalaman,” jelasnya.
Diketahui bahwa dua terduga pelaku merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan lintas provinsi. Berdasarkan informasi terduga pelaku telah melakukan aksi lebih dari lima tempat kejadian perkara (TKP).
Sasaran pelaku bersifat acak dengan cara mengamati lokasi yang dirasa aman. Terduga pelaku mengambil barang-barang dagangan di toko. Terkait peran terduga pelaku, polisi masih melakukan pendalaman.
“Jadi terduga pelaku mengendarai mobil besar dan mencari sasaran toko yang akan dicuri. Setelah ketemu, terduga pelaku mencongkel pintu toko menggunakan linggis,” pungkasnya. [nm/kun]






