Blitar (beritajatim.com) – Aliran listrik du Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar dilaporkan terputus akibat tunggakan pembayaran. Kondisi tersebut diungkapkan oleh Ketua KONI Kota Blitar terpilih, Samanhudi Anwar.
Samanhudi mengaku prihatin saat mengetahui kantor KONI dalam kondisi tutup dan sebagian fasilitas tidak dapat berfungsi karena aliran listrik terputus.
“Yang saya dengar listriknya sampai menunggak sekitar tiga bulan sehingga diputus. Tentu ini menjadi perhatian karena kantor KONI seharusnya tetap bisa digunakan untuk mendukung pembinaan olahraga,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Terkait hal itu, Plt (Pelaksana Tugas) Dinas Kepmudaan dan Olahraga (Dispora), Heru Eko Pramono menyebut bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar telah mencairkan dana sebesar Rp300 juta. Dana tersebut dicairkan pada termin pertama tahun 2026 ini. “Tapi kemarin yang sudah kita serahkan di Termin pertama Rp300 juta-an,” ungkap Heru.
Menurut Heru, dana sebesar itu diberikan ke KONI Kota Blitar untuk biaya operasional. Selain itu dana tersebut juga digunakan untuk pembayaran petugas keamanan yang bekerja di Kantor KONI Kota Blitar.
“Kemarin sudah kita realisasikan untuk pembayaran rutinitas seperti bayar listrik, telepon, internet dan PDAM serta penggajian tenaga pengamanan. Sedang yang lain mennunggu dinamikanya seperti apa, kepengurusannya seperti apa,” tegasnya. [owi/suf]






