Gresik (beritajatim.com)– Siang itu, lalu lintas di perempatan lampu merah Kebomas Gresik berjalan seperti biasa.
Tak ada yang menyangka, di tengah hiruk-pikuk kendaraan yang berhenti menunggu lampu hijau, seorang siswi SMA bernama VS (17) diduga menghidap epilepsi terjatuh dari sepeda motor ojek online yang membawanya pulang sekolah.
Warga Jalan Sunan Giri awalnya hanya ingin segera sampai di rumah. Ia memesan ojek online seperti hari-hari sebelumnya.
Sang pengemudi menjemputnya sesuai titik pesanan dan perjalanan pun berlangsung normal. Namun, sesampainya di lampu merah Kebomas, kejadian tak terduga terjadi.
Tiba-tiba tubuh Vera terjatuh dari motor yang ia tumpangi. Diduga, siswi tersebut memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kambuh di tengah perjalanan. Situasi yang semula tenang mendadak berubah menjadi kepanikan.
Pengemudi ojek online yang terkejut langsung sigap menghentikan kendaraan dan berusaha menolong VS. Warga sekitar yang melihat kejadian itu pun spontan berhamburan membantu.
Dengan hati-hati, mereka memindahkan Vera ke tempat yang lebih aman di trotoar agar terhindar dari lalu lintas kendaraan.
Di tengah situasi darurat tersebut, petugas Damkar Gresik yang melintas juga turut sigap menghubungi pos Damkar Gresik.
Tak berselang lama, petugas Damkar tiba di lokasi. Dengan sigap mereka melakukan pertolongan awal kepada siswi tersebut sebelum segera mengevakuasinya ke Puskesmas Kebomas agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Setibanya di Puskesmas Kebomas, tim medis langsung mengambil alih penanganan korban. Sementara itu, petugas Damkar melakukan koordinasi dan menghimpun data terkait kejadian tersebut sebagai bagian dari prosedur penanganan.
“Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan situasi terkendali. Selanjutnya anggota kami kembali ke markas dan standby untuk tugas berikutnya,” ujar Sugiono petugas damkar, Selasa (9/6/2026). (dny/ted)






