Bondowoso (beritajatim.com) – Kebakaran melanda dua rumah warga di Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Minggu (7/6/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian dapur rumah warga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat pemilik rumah sedang pergi bekerja. Warga yang mengetahui munculnya kobaran api langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sambil mengumumkan kejadian melalui pengeras suara mushalla.
Petugas Pemadam Kebakaran Bondowoso menerima laporan sekitar pukul 08.39 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api diketahui telah padam sehingga petugas melakukan assessment dan pendataan dampak kejadian.
Kasatpol PP dan Damkar Bondowoso, Aries Agung Sungkowo mengatakan, kebakaran mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dapur.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Ada dua rumah terdampak kebakaran pada bagian dapur,” kata Aries, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. “Korban jiwa nihil. Estimasi kerugian kurang lebih Rp20 juta,” ujarnya.
Selain melakukan assessment, petugas Damkar juga memberikan sosialisasi mitigasi kebakaran kepada warga sekitar agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik di rumah.
“Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah pencegahan kebakaran, terutama instalasi listrik rumah tangga,” tambah Aries.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Bondowoso menerjunkan satu unit kendaraan rescue bersama personel pemadam kebakaran. Unsur yang turut terlibat di antaranya kepala desa, perangkat desa, dan anggota Satpol PP Kecamatan Cermee. [awi/suf]






