Probolinggo (beritajatim.com) – Kebakaran yang melanda sebuah mobil sedan Suzuki Baleno di area SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/6/2026) pagi, kini menjadi perhatian aparat kepolisian.
Pasalnya, setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan delapan jeriken yang sebagian masih berisi bahan bakar jenis Pertalite di dalam kendaraan tersebut.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu sempat membuat aktivitas di SPBU terganggu. Kobaran api muncul saat mobil berada di kawasan pengisian bahan bakar, sehingga petugas SPBU langsung melakukan langkah darurat untuk mengantisipasi risiko kebakaran yang lebih besar.
Mengandalkan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia, petugas SPBU berupaya menahan laju api sembari menunggu bantuan dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo.
Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo, Adi Susanto, mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan dua unit armada ke lokasi kejadian.
“Saat kami datang, sebelumnya sudah dilakukan penanganan awal menggunakan APAR oleh petugas di lokasi. Kami kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan dengan dua armada,” ujar Adi.
Menurutnya, proses penanganan berlangsung cukup lama karena petugas harus memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa di dalam kendaraan. “Kurang lebih satu jam lebih sampai proses pendinginan selesai,” katanya.
Temuan mengejutkan justru muncul setelah bangkai kendaraan selesai didinginkan. Dari dalam mobil yang hangus terbakar, petugas menemukan delapan jeriken yang diketahui masih menyimpan sisa bahan bakar Pertalite.
Keberadaan jeriken tersebut kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat. Polisi mengamankan sisa bahan bakar yang ditemukan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Firman, warga yang berada di sekitar lokasi, mengaku melihat adanya jeriken berisi BBM di dalam kendaraan tersebut. “Sudah mengisi bahan bakar. Di dalam mobil masih ada jeriken yang berisi Pertalite,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik kendaraan diketahui bernama Moh. Yusuf, warga Desa Mojolegi, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Ia mengalami luka bakar akibat insiden tersebut dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Personel Samapta SPKT Polres Probolinggo, Ipda Al Fajri, membenarkan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan medis. “Korban sudah dibawa ke RS Waluyo Jati Kraksaan karena mengalami luka bakar. Untuk sementara hanya ada satu korban dalam kejadian ini,” kata Al Fajri.
Hingga Kamis siang, polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran. Selain memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi, aparat juga menelusuri keberadaan delapan jeriken berisi Pertalite yang ditemukan di dalam mobil sebelum terbakar.
Belum ada kesimpulan resmi mengenai pemicu munculnya api. Namun, temuan bahan bakar dalam jumlah cukup banyak di dalam kendaraan menjadi salah satu aspek yang kini mendapat perhatian penyidik dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran di area SPBU tersebut. [rap/suf]






