Ringkasan Berita:
- Jemaah haji Jombang tiba di tanah air pada 17-18 Juni 2026, kloter 60-63.
- Dari 1.262 jemaah berangkat, 1.260 kembali; dua meninggal di tanah suci.
- Suyono (57) meninggal akibat syok kardiogenik, Rubiansih Sumorejo (69) karena pneumonia.
Jombang (beritajatim.com) – Jemaah haji asal Kabupaten Jombang dipastikan tiba di tanah air pada 17 dan 18 Juni 2026. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa pada 17 Juni akan mendarat kloter 60 dan 61, sedangkan kloter 62 dan 63 dijadwalkan tiba pada 18 Juni.
Jumlah jemaah haji yang berangkat dan pulang tercatat berbeda. Dari total 1.262 jemaah yang berangkat ke tanah suci, hanya 1.260 yang kembali ke tanah air. “Dua orang Jemaah meninggal dunia di tanah suci,” kata Ilham Rohim, Kamis (4/6/2026).
Dua jemaah yang meninggal adalah Suyono (57), anggota kloter SUB 62 Embarkasi Surabaya. Pria kelahiran 1968 ini meninggal di rumah sakit pada 9 Mei 2026 pukul 08.57 Waktu Arab Saudi akibat syok kardiogenik.
“Pak Suyono tidak masuk Jemaah risiko tinggi, Pak Suyono belum menuaikan haji, tapi sudah dibadalkan oleh panitia ibadah haji Arab Saudi,” kata Ilham menegaskan.
Sementara itu, Rubiansih Sumorejo Sukro (69), warga Dusun Karobelah, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang, wafat di RS pada Sabtu, 30 Mei pukul 22.00 Waktu Arab Saudi karena pneumonia. “Bu Rubiansih memang risiko tinggi. Beliau sudah menunaikan haji,” ujar Ilham.
Ilham Rohim berharap agar para penjemput jemaah haji menyesuaikan diri dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk kelancaran proses kepulangan. [suf]






