Jember (beritajatim.com) – Tuan rumah Persid berhasil lolos ke Babak 32 Besar Liga 4 Nasional, setelah mengalahkan Persemay Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, 1-0, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (3/6/2026).
Gol tunggal Persid dicetak Farrel pada menit 42. Dengan kemenangan ini, Persid memuncaki klasemen sementara Grup P dengan nilai absolut 6, mencetak lima gol dan sama sekali belum kebobolan.
Pertandingan berjalan intens dan keras pada babak pertama. Gelandang bertahan Persemay Frans Taribaba harus mandi lebih cepat setelah mendapat dua kartu kuning masing-masing pada menit 20 dan 23.
Selain untuk Taribaba, sepanjang pertandingan wasit David Son Sasube mengeluarkan empat kartu kuning untuk Harun Vendy Bebari, Rinfa H. Saba Murarfer, Roberto Elfrado Sauyai, dan Faldo Stev Ferlalowy dari Persemay.
Kartu kuning juga diberikan kepada Dicki Budi Kurniawan, Farrel, dan Muhammad Reza Rahmadiputra dari Persid.
“Kepemimpinan wasit sangat merugikan kami. Sepanjang 90 menit, kepemimpinan wasit tidak menunjukkan fair play,” kata Manajer Persemay Steven Marthen Luter Murafer.
Keunggulan jumlah pemain di lapangan gagal dimanfaatkan Persid. Macan Raung hanya bisa unggul satu gol pada babak pertama, dan justru tertekan pada babak kedua. “Wasit banyak salah ambil keputusan,” kata Nurul Huda, pelatih Persid.
Sejumlah pelanggaran oleh pemain Persemay dibiarkan oleh wasit David Son Sasube. Hal ini, menurut Huda, membuat pemain Persid tampil lebih hati-hati dan terkesan takut cedera.
Kendati sudah dipastikan lolos, Nurul Huda akan mengevaluasi performa semua pemain dalam pertandingan hari ini. “Kita unggul jumlah pemain, tapi tidak berani menguasai permainan,” kata Nurul Huda.
Dengan jadwal pertandingan tiga hari sekali, stamina pemain Persid dan Persemay sama-sama terkuras. Namun Nurul Huda mengatakan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk mendongkrak stamina pemain di tengah kompetisi berjalan. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah memulihkan kondisi pemain pasca pertandingan.
Nurul Huda berencana merotasi komposisi starting line up pada pertandingan pamungkas menghadapi Persena Nagakeo. “Kami melindungi pemain, apalagi pemain yang menonjol, jangan sampai kita sudah lolos, ada pemain yang cedera,” katanya. [wir/but]






