Ringkasan Berita:
- Kecelakaan adu banteng dua motor terjadi di Jalan Raya Dusun Babadan, Desa Wuluh, Kesamben, Jombang, Kamis malam (21/5/2026).
- Satu pengendara Honda Supra X 125 meninggal dunia di TKP, satu pengendara Honda Megapro luka-luka dan dirawat di rumah sakit.
- Dugaan kecelakaan akibat kurang konsentrasi pengendara Honda Supra X 125 sehingga menabrak motor dari arah berlawanan.
- Korban yang meninggal adalah Mochamat Arif (46) warga Ngawi, korban luka Bintang Adi Wijaya (25) warga Wuluh, Jombang.
Jombang (beritajatim.com) – Satu orang tewas dan satu lagi luka-luka dalam kecelakaan ‘adu banteng’ yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Dusun Babadan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis malam (21/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol S-4915-ZJ dan Honda Megapro bernopol W-4943-NJ. “Dua korban dalam kecelakaan ini. Satu korban meninggal, satu lagi luka-luka,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, Jumat (22/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor Honda Supra X 125 melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian, diduga pengendara kurang konsentrasi sehingga mengarah ke kanan dan bertabrakan dengan Honda Megapro yang melaju dari arah berlawanan.
Data korban kecelakaan mencatat bahwa pengendara Honda Supra X 125, Mochamat Arif (46), warga Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pengendara Honda Megapro, Bintang Adi Wijaya (25), warga Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mengalami luka-luka dan dirawat di RSI Sakinah Mojokerto.
“Kami imbau agar pengendara selalu fokus dan waspada saat di jalan. Terutama di jalan raya yang padat dan rawan kecelakaan,” pungkas Siswanto. [suf]






