Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendesak Pemerintah Kota Surabaya segera menuntaskan pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) RW 001 Kelurahan Lontar setelah menemukan sejumlah bagian bangunan mulai mengalami kerusakan.
Padahal, gedung tersebut representatif untuk kegiatan olahraga, aktivitas masyarakat, hingga menggerakkan ekonomi warga sekitar.
“Sudah ada konfirmasi dari Kepala DPRKPP setelah saya tanyakan langsung. Insyaallah segera dilanjutkan proses finishingnya,” kata dia saat reses Sidang II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kecamatan Sambikerep, Kamis (21/5/2026).
Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga mengeluhkan sejumlah pekerjaan finishing yang belum diselesaikan mulai saluran air hingga pavingisasi area parkir. Kondisi itu menyebabkan genangan saat hujan turun dan membuat gedung belum bisa difungsikan secara optimal.
“Gedung ini cukup representatif, namun belum diserahkan kepada warga karena proses pembangunannya memang belum benar-benar selesai,” ujar Cak Yebe sapaan lekatnya.
Dia mengatakan kondisi tersebut sangat disayangkan karena GSG memiliki fungsi penting sebagai pusat aktivitas masyarakat. Menurut dia, bangunan itu sebenarnya memiliki potensi besar menjadi lokasi kegiatan olahraga, kepemudaan, hingga event lingkungan.
“Padahal gedung ini sangat representatif untuk kegiatan olahraga, kegiatan kepemudaan, sampai event-event masyarakat,” katanya.
Dia menambahkan keberadaan GSG juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar apabila segera digunakan. Aktivitas masyarakat yang berjalan di gedung tersebut dinilai mampu menggerakkan pelaku UMKM sekaligus menambah pemasukan bagi lingkungan RW.
“Kalau gedung ini aktif, UMKM warga bisa bergerak dan tentu bisa menambah PAD atau pemasukan bagi lingkungan RW,” ujar dia.
Saat melakukan inspeksi ke beberapa bagian gedung, dia menemukan sejumlah fasilitas mulai rusak. Keramik dan granit lantai terlihat pecah, plafon mulai bermasalah, hingga beberapa bagian tembok tampak retak akibat terlalu lama tidak dimanfaatkan.
“Yang saya khawatirkan justru gedung ini mulai tidak terawat sebelum benar-benar dimanfaatkan warga,” katanya.
Atas temuan tersebut, dia langsung berkoordinasi dengan DPRKPP Kota Surabaya agar proses penyelesaian dan perbaikan segera dilakukan. Dia berharap gedung tersebut segera bisa dimanfaatkan warga untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat di Kelurahan Lontar.
“Harapan warga sederhana, gedung ini segera selesai dan bisa dipakai bersama untuk kegiatan masyarakat,” pungkasnya.[asg/ted]






