Sumenep (beritajatim.com) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurban di lapak-lapak dadakan yang menjual hewan kurban, baik kambing maupun sapi.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pengecekan hewan kurban tersebut merupakan bagian dari monitoring terhadap lapak-lapak yang menjual hewan kurban.
“Tim kami melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban yang dijual, apakah sehat dan layak, serta sudah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban atau belum,” katanya, Selasa (19/06/2026).
Hingga saat ini, tercatat ada 8 lapak hewan kurban di Kecamatan Kota Sumenep yang telah mengantongi rekomendasi dari DKPP.

“Semua lapak ini kami cek kelayakannya, termasuk kesehatan hewan yang akan dijual untuk kurban. Kalau dari hasil pengecekan dinyatakan layak dan hewan kurbannya sehat, maka kami akan menerbitkan rekomendasi dan surat keterangan kesehatan hewan,” paparnya.
Ia melanjutkan, dari pengecekan di sejumlah lapak penjualan hewan kurban, sebagian besar dinyatakan sehat dan layak disembelih untuk kurban.
“Pemantauan dari tim kami terus dilakukan intensif hingga hari ‘H’ penyembelihan. Tim kami ada 12 dokter hewan dan 27 paramedis. Tidak hanya di daratan. Tim kami juga ada yang di wilayah kepulauan,” terangnya.
Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati saat akan membeli hewan kurban. Yang harus diperhatikan adalah sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat kurban. (tem/but)






