Jakarta (beritajatim.com) – Duta Besar Kuba untuk Indonesia, Dagmar Gonzalez Grau menjajaki kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di bidang kesehatan. Khususnya mengembangan obat kanker dan juga vaksin halal serta obat-obatan. Dagmar juga mendorong terwujudnya kerja sama dengan Kementerian Kesehatan serta beberapa rumah sakit.
Hal ini disampaikannya saat berdialog dengan Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).
Dubes Grau juga menjelaskan Kuba memiliki program khusus pemberantasan buta huruf, teknologi terapan hingga spesialis. “Program pemberantasan buta huruf sangat efektif dan sudah diterapkan di 30 negara dan menjangkau 10 juta orang,” katanya.
Dia juga menyinggung, kesulitan kehidupan perekonomian akibat tekanan Amerika Serikat yeng berniat menguasai Kuba. Banyak analis menggambarkannya sebagai krisis ekonomi terburuk di negara itu sejak ‘Periode Khusus’ tahun 1990-an setelah runtuhnya Uni Soviet. Kuba juga tengah mengalami krisis energi dan listrik yang parah, dengan dampaknya ke sektor pariwisata yang menjadi andalan perekonomian Kuba. (hen/aje)






