Ringkasan Berita:
- Polisi menemukan seorang pelajar tertidur di atas sepeda motor saat patroli dini hari di Ngoro Mojokerto.
- Lokasi pelajar beristirahat dinilai berbahaya karena berada di tepi jalan raya yang rawan kecelakaan dan kejahatan.
- Pelajar tersebut mengaku kelelahan sepulang kegiatan PSG di Sidoarjo.
- Petugas kemudian mengantar pelajar itu pulang ke rumah orang tuanya di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro.
Mojokerto (beritajatim.com) – Patroli dini hari yang dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro, Polres Mojokerto, Kamis (7/5/2026), menemukan seorang pelajar laki-laki tertidur di atas sepeda motor di tepi jalan raya kawasan Pandega, Dusun Kecapangan, Desa Ngoro.
Pelajar tersebut ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB dalam kondisi tertidur tengkurap di sepeda motor. Lokasi tempat berhenti dinilai cukup berbahaya karena berada di depan area makam dan kerap dilalui kendaraan besar pada malam hingga dini hari.
Selain rawan kecelakaan, kawasan tersebut juga dikenal rawan tindak kejahatan. Saat ditemukan, pelajar itu masih mengenakan seragam PSG (Praktik Sistem Ganda) dari salah satu sekolah.
Kapolsek Ngoro, Heru Purwandi, mengatakan anggota patroli awalnya mengira pelajar tersebut merupakan korban kecelakaan lalu lintas karena terlihat diam tengkurap di atas sepeda motor.
“Anggota kami melihat ada anak duduk sandar di sepeda motor dan diam dikira korban laka lantas. Anggota yang curiga kemudian mendekati, saat didekati ternyata terbangun karena lokasi cukup berbahaya dan rawan, anggota menanyakan kepada berhenti di situ,” ungkap Heru.
Kepada petugas, pelajar tersebut mengaku kelelahan setelah menjalani kegiatan PSG di Kecamatan Tangulangin, Kabupaten Sidoarjo sehingga memilih berhenti untuk beristirahat di tepi jalan.
Setelah memastikan kondisi pelajar dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka, petugas kemudian mengantarnya pulang ke rumah orang tuanya di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro.
“Dia berhenti untuk beristirahat. Setelah dipastikan dia nggak kenapa-kenapa dan tidak ada luka, anak tersebut diantar ke rumahnya. Dia diajak naik mobil sama anggota supaya lebih aman dan untuk sepeda motornya dinaiki anggota menuju ke alamat rumahnya di daerah Jasem,” katanya.
Polsek Ngoro memastikan patroli harkamtibmas rutin dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C serta menjaga keamanan masyarakat, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari.
Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan perhatian terhadap aktivitas anak, terutama remaja yang masih sering beraktivitas hingga malam hari.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih dekat dengan anak-anaknya, memperbanyak komunikasi, serta mengetahui aktivitas anak saat malam hari. Khususnya mereka yang masih remaja. Pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. [tin/beq]






