Surabaya (beritajatim.com) – Kebakaran melanda bangunan gudang SD Muhammadiyah 10 Surabaya yang berada di Jalan Sidoyoso IX, Surabaya, Selasa sore (5/5/2026).
Api diketahui muncul sekitar pukul 15.00 WIB dari gudang yang berada di lantai empat atau bagian paling atas gedung sekolah.
Kebakaran tersebut membakar tumpukan kardus berisi buku serta sejumlah barang tak terpakai lainnya yang disimpan di area gudang.
Asap tebal sempat membumbung tinggi dan terlihat jelas dari sekitar lokasi, memicu kepanikan di lingkungan sekolah.
Komandan Regu Rayon II Kenjeran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Ahmad Dwi Saputra, mengatakan proses pemadaman menghadapi tantangan karena lokasi api berada di lantai tertinggi bangunan.
“Kesulitannya karena ini di lantai empat ya. Kita menggelar selang air yang cukup panjang dengan tekanan yang tinggi,” ujarnya di lokasi.
Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 4 x 5 meter.
Pihak yayasan sekolah bergerak cepat dengan langsung mengevakuasi seluruh siswa dan tenaga pendidik begitu mengetahui munculnya api dan asap tebal.
“Dari pihak Yayasan, begitu mengetahui api serta asap tebal yang muncul mereka inisiatif langsung mengevakuasi semuanya (siswa-siswi),” jelasnya.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit.
Api pokok berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan kondusif.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, sekitar 50 persen area gudang mengalami kerusakan, terutama pada barang-barang penyimpanan seperti kardus, meja, dan kursi.
“Beruntung tidak ada korban jiwa. Kerusakan 50 persen ya karena barangnya pun sedikit. Cuman tempat kardus, ada meja kursi gitu aja,” pungkasnya. [rma/beq]






