Surabaya (beritajatim.com)– ARTV Production kembali menghadirkan karya film “Call 911” sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan talenta muda di industri hiburan Indonesia.
Film ini mempertemukan sejumlah pemain muda dengan artis nasional, Lady Nayoan Kjaernett, dalam sebuah produksi yang mengusung cerita penuh ketegangan. Proses syuting pun berlangsung dengan intensitas tinggi demi menghasilkan kualitas cerita yang maksimal.
Mengangkat tema penculikan anak, “Call 911” tidak hanya menampilkan konflik keluarga, tetapi juga menghadirkan lapisan cerita yang lebih kompleks melalui karakter-karakter dengan latar belakang tersembunyi.
Salah satu tokoh yang menarik perhatian adalah Lisa, yang diperankan oleh Aurellia Esa Cahyono. Dalam cerita, Lisa digambarkan sebagai sosok bermuka dua yang memiliki peran penting di balik rangkaian peristiwa yang terjadi.
Di satu sisi, ia tampil sebagai warga biasa yang berbaur dengan lingkungan sekitar untuk mengumpulkan informasi. Namun di sisi lain, Lisa merupakan pemimpin dari sebuah sindikat perdagangan manusia, sekaligus atasan dari Alexandra dan Aurora yang terlibat dalam jaringan tersebut.
Karakter Lisa menghadirkan dinamika yang kuat dalam alur cerita. Keberadaannya tidak hanya menambah ketegangan, tetapi juga memunculkan rasa penasaran dan kebingungan di kalangan penonton, terutama karena identitasnya yang tidak langsung terungkap.
Peran ini menuntut kemampuan akting yang mampu menampilkan dua sisi kepribadian secara seimbang—antara sosok yang tampak biasa dan figur dengan motif tersembunyi. Aurellia Esa dinilai berhasil menghadirkan nuansa tersebut dengan baik.
Keterlibatannya dalam film ini menjadi pengalaman yang berkesan, terutama dalam mendalami karakter dengan kompleksitas emosi dan peran yang tidak sederhana.
Meskipun durasi film relatif singkat, proses produksi dilakukan dengan penuh ketelitian. Setiap adegan diambil secara berulang untuk memastikan hasil yang optimal, baik dari sisi visual maupun penyampaian emosi.
Pihak produksi menilai kehadiran Lady Nayoan Kjaernett memberikan pengaruh positif selama proses syuting. Koordinator sekaligus management talent di ARTV School, Vianney Nana menyebut bahwa Lady menunjukkan profesionalisme tinggi serta sikap rendah hati yang menginspirasi para pemain muda.
Sementara itu, produser film Miss Liechen berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk berkembang di industri perfilman. (ted)






