Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan TNI bersinergi mewujudkan dalam rencana pembangunan jembatan di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Hal itu terungkap usai dilakukan peninjauan bersama ke lokasi oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, serta Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo.
Kunjungan bersama ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam merealisasikan pembangunan jembatan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat setempat.
Menurut Bupati Sidoarjo H. Subandi pembangunan jembatan ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Subandi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diusulkan oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya. “Sebagai Bupati, saya memberikan dukungan sepenuhnya terhadap inisiatif Danrem 084/BJ guna menggerakkan ekonomi warga, karena pembangunan jembatan ini sangat penting sebagai penghubung aktivitas warga sehari-hari,” ucapnya Rabu (29/4/2026).
Lanjut bupati, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari seperti akses pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga mobilitas ekonomi warga. “Jembatan untuk kelancaran aktifitas masyarakat dalam sehari-hari,” tambahnya.
Sementara Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menjelaskan bahwa pembangunan jembatan akan didukung oleh berbagai sumber pembiayaan. Selain dari anggaran pemerintah pusat, proyek ini juga akan melibatkan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta partisipasi aktif
masyarakat melalui swadaya.
“Kami ingin pembangunan ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, sektor swasta, dan masyarakat, sehingga pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran,” jelasnya.
Brigjen TNI Kohir juga menekankan pentingnya keberlanjutan fungsi infrastruktur sangat bergantung pada kesadaran bersama untuk memelihara fasilitas yang telah ada.
“Setelah jembatan ini selesai, kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawatnya dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Di sisi lain, Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh proses pembangunan, baik melalui pengawasan maupun keterlibatan personel di lapangan.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan TNI ini pun diharapkan
menjadi contoh pembangunan berbasis gotong royong yang bisa diterapkan di wilayah lain. (isa/aje)






