Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya belum mampu memecah kebuntuan saat menghadapi Malut United pada babak pertama pekan ke-29 Super League 2025/2026. Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Bertanding di Stadion Kie Raha, Ternate pada Kamis (23/4/2026) malam, Malut United tampil agresif dengan langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Sedangkan Persebaya memilih pendekatan lebih terukur, menunggu momentum yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Tekanan awal dari tim berjuluk Laskar Kie Raha sempat mengancam gawang Persebaya. Namun, kiper Andhika Ramadhani tampil sigap mengamankan peluang tersebut.
Persebaya mencoba keluar dari tekanan melalui beberapa percobaan, salah satunya lewat sepakan Malik Risaldi. Namun, peluang tersebut belum mampu mengarah tepat ke sasaran.
Memasuki pertengahan babak pertama, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua tim menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan, membuat ruang terbuka menjadi sangat terbatas.
Peluang terbaik Persebaya datang pada menit ke-32 melalui Toni Firmansyah. Sepakan kerasnya memaksa penjaga gawang Malut United melakukan penyelamatan krusial.
Malut United sempat mencetak gol pada menit ke-38. Namun, wasit menganulirnya setelah meninjau VAR dan menemukan adanya pelanggaran handball dalam proses gol tersebut.
Enam menit waktu tambahan di penghujung babak pertama dimanfaatkan kedua tim untuk terus menekan. Meski peluang silih berganti tercipta, tidak ada gol yang berhasil dicetak hingga peluit turun minum berbunyi. Skor 0-0 menutup babak pertama laga ini. (faw/but)






