Mojokerto (beritajatim.com) – Dalam momentum peringatan Hari Kartini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya penguatan peran kader motivator di Kelurahan Kauman sebagai ujung tombak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menyebut, kader motivator tidak sekadar berperan sebagai relawan. Melainkan sosok penggerak yang mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Motivator itu artinya penyemangat, penggerak. Panjenengan semua memiliki kemampuan untuk menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing agar mau melaksanakan pola hidup bersih dan sehat,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, kader motivator merupakan elemen penting di tingkat akar rumput dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan. Peran aktif mereka dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto.
“Salah satu kunci keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan adalah peran aktif kader motivator. Mereka menjadi supporting system paling penting di level bawah,” jelasnya.
Selain itu, kader motivator juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan keterbatasan jangkauan pemerintah untuk menjangkau seluruh warga secara langsung, kader dinilai mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi secara efektif.
“Panjenengan ini mewakili rata-rata 30 rumah. Maka diharapkan bisa menjadi mediator yang menyambungkan program pemerintah agar dipahami masyarakat sebagai sasaran pembangunan,” tegasnya.
Ning Ita mencontohkan, masih terdapat sejumlah program pemerintah yang belum sepenuhnya diketahui masyarakat, seperti layanan cek kesehatan gratis. Di sinilah peran kader motivator menjadi krusial untuk menyosialisasikan berbagai program tersebut secara langsung kepada warga.
Termasuk program MBG dan Budaya RT Berseri. Melalui penguatan peran kader motivator, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan kota yang berkelanjutan. [tin/aje]






