Surabaya (beritajatim.com) – Program binaan upskilling UMKM perajin ikan lele asap Sidomakmur dari Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) meraih penghargaan atas pengelolaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Beritajatim.com yang ke-20, di Ballroom Grand City Surabaya, Selasa (21/04/2026).
Asiyah, salah seorang perajin lele asap dari Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, yang menerima penghargaan tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Beritajatim.com serta kepada PHE TEJ atas binaan yang telah diberikan.
Ia menyatakan, berkat dukungan dari kedua pihak, usahanya kini semakin dikenal dan semakin berkembang. “Rasanya bangga dan bersyukur bisa mendapat penghargaan ini, harapannya semoga usaha ini bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Asiyah.
Pemimpin redaksi beritajatim.com, Dwi Eko Lokononto, secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut kepada Asiyah, yang mewakili program binaan PHE TEJ. Program ini telah membantu UMKM lokal, khususnya perajin ikan lele asap Sidomakmur, untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas produksi mereka, yang pada gilirannya membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pada kesempatan yang sama, Head of Communication and Relations Zona 11 PHE TEJ, Ahmad Setiadi, turut memberikan ucapan selamat kepada beritajatim.com yang merayakan HUT ke-20. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap program upskilling yang telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Alhamdulilah, dalam rangka HUT ini kami mendapat penghargaan terhadap program Upskilling UMKM lele asap,” ujar Ahmad Setiadi.

Ia juga menambahkan bahwa Pertamina dan Beritajatim.com selalu menjalin hubungan yang baik, terutama dalam hal pemberitaan terkait kegiatan sosial dan lingkungan yang mereka lakukan.
Sebagai bentuk apresiasi, Ahmad Setiadi mengucapkan terima kasih kepada Beritajatim.com dan berharap sukses selalu bagi media tersebut. “Selamat ulang tahun untuk Beritajatim.com, semoga sukses selalu,” tutup Ahmad Setiadi. [dya/suf]






