Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) memperkuat kolaborasi lintas jenjang pendidikan dengan menggelar kegiatan di SMK Widya Dharma Turen. Langkah ini dilakukan untuk menjembatani kesenjangan informasi antara dunia sekolah menengah dengan bangku perkuliahan serta tantangan industri global.
Dalam kegiatan yang diikuti sedikitnya 300 siswa tersebut, FEB Unisma menghadirkan jajaran pakar sebagai narasumber utama, yakni Muhammad Ridwan Basalamah, Muhammad Sirojuddin Amin, dan Arista Fauzi Kartikasari.
Kehadiran akademisi pada Jumat (17/4/2026) ini bertujuan memberikan wawasan komprehensif mengenai peta jalan karier dan pentingnya adaptasi di era disrupsi. Pemaparan materi berfokus pada tiga pilar utama, yaitu pembentukan pola pikir bertumbuh (growth mindset), penguasaan keterampilan adaptif, serta penguatan literasi keuangan sejak dini.
Para narasumber menekankan bahwa siswa SMK tidak hanya harus siap bekerja, tetapi juga memiliki peluang besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi guna memperdalam spesialisasi di bidang ekonomi dan bisnis.
Dr. Muhammad Ridwan Basalamah dalam pemaparannya menekankan bahwa lulusan SMK saat ini harus memiliki mentalitas yang tangguh dan literasi keuangan yang mapan. Menurutnya, ijazah saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan pola pikir yang adaptif.
“Jangan merasa cukup dengan skill yang ada hari ini. Dunia bisnis bergerak sangat cepat, dan literasi keuangan adalah kunci agar kalian tidak hanya menjadi penonton, tapi pemain di industri masa depan,” ujar Dr. Ridwan di hadapan ratusan siswa yang hadir.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Muhammad Sirojuddin Amin mengajak para siswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia memberikan gambaran nyata bahwa perguruan tinggi seperti FEB Unisma adalah kawah candradimuka untuk mempertajam keahlian vokasi yang telah didapat di SMK.
“Kami ingin kalian melihat bahwa kuliah bukan sekadar mencari gelar, tapi investasi jejaring dan kompetensi global. Di FEB Unisma, kami menyiapkan ekosistem agar kalian siap bersaing di level internasional setelah lulus nanti,” tegas Dr. Sirojuddin saat diwawancarai beritajatim.com, Senin (20/4/2026).
Suasana di aula SMK Widya Dharma Turen berlangsung sangat interaktif. Banyak peserta yang antusias bertanya mengenai cara mendapatkan beasiswa hingga prospek program studi ekonomi di era digital. Pihak sekolah pun menyambut baik kehadiran para akademisi ini sebagai langkah nyata penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri.
“Kehadiran para dosen dari FEB Unisma ini memberikan perspektif baru bagi siswa kami. Ini adalah wujud nyata link and match yang kami butuhkan agar siswa memiliki gambaran yang lebih luas tentang dunia kampus dan profesional,” ungkap salah satu perwakilan manajemen SMK Widya Dharma Turen.
Melalui kegiatan ini, FEB Unisma berkomitmen untuk terus turun ke daerah-daerah guna memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada sesi motivasi saja, namun berlanjut pada kolaborasi akademik yang lebih erat di masa mendatang untuk mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
Sesi interaktif mendominasi jalannya acara, ratusan siswa antusias melontarkan pertanyaan terkait strategi memilih program studi dan peluang beasiswa di lingkungan kampus. Respons aktif ini mencerminkan tingginya ketertarikan generasi muda di Turen terhadap pengembangan diri dan prospek profesional yang lebih luas di masa depan.
Pihak manajemen SMK Widya Dharma Turen menyambut positif inisiatif ini. Menurut perwakilan sekolah, kehadiran dosen FEB Unisma memberikan perspektif baru yang sangat relevan dengan kebutuhan siswa vokasi saat ini.
Program ini dinilai menjadi bagian krusial dari upaya memperkuat skema link and match antara pendidikan menengah kejuruan dengan standar kompetensi di perguruan tinggi maupun dunia kerja.
Selain membekali aspek kognitif, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat ekosistem akademik di Universitas Islam Malang. Informasi mengenai sistem pembelajaran modern, fasilitas kampus, hingga berbagai organisasi pengembangan diri di FEB Unisma dipaparkan secara mendalam untuk memotivasi siswa agar terus mengasah potensi mereka. (dan/kun)






