Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Terbuka (UT) Surabaya melepas 2.453 lulusan pada wisuda periode semester genap 2025/2026. Sebanyak 1.532 wisudawan hadir langsung mengikuti prosesi tersebut di Surabaya.
Sekretaris Universitas Terbuka, Dr. Kurnia Endah Riana, menyebut ribuan lulusan ini bentuk sumbangsih nyata perguruan tinggi. Pihaknya mengejar target kenaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan nasional.
“Kami berharap ini bisa menjadi kontribusi UT terhadap peningkatan APK di Indonesia dan pengembangan wilayah di UT Surabaya,” kata Kurnia, Minggu (19/4/2026).
Ia menegaskan institusi konsisten membuka akses kompetensi seluasnya bagi masyarakat. Lembaga pendidikan ini menyediakan ruang bagi setiap individu yang ingin mengembangkan diri.
“Kami selalu terbuka untuk masyarakat di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi diri melalui pendidikan,” tuturnya.
Sementara Direktur Sekolah Vokasi UT, Dr. Mohamad Yunus, mengingatkan para lulusan bahwa wisuda ini merupakan fase awal. Dunia kerja saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang kuat.
“Selamat berjuang dan yakinlah Anda harus berubah, dunia harus berubah dan kehidupan harus jadi milik Anda sendiri,” pesan Yunus.
Pendidikan tinggi menjadi modal dasar agar lulusan mampu bertahan dalam persaingan. Ia mendorong para alumni untuk berani mengambil peluang pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Jika ingin berkembang, dia bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi untuk membuat dia juga lebih survive,” tambahnya.
Sedangkan Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, menjelaskan pihaknya telah membekali lulusan melalui seminar khusus. Kegiatan tersebut menghadirkan Dahlan Iskan untuk berbagi strategi meraih sukses.
“Harapan kami para wisudawan ini terus mampu survive dalam kehidupannya, terus berusaha untuk belajar biar selalu tumbuh dan berkembang,” jelas Suparti.
Suparti juga menyinggung soal aksesibilitas kampus bagi kelompok disabilitas. Terdapat pula momen penyerahan ijazah kepada orang tua wisudawan yang telah meninggal dunia.
“Ijazahnya sudah ada, makanya kita serahkan kepada orang tuanya. UT berlaku untuk semua, siapapun yang ingin kuliah diterima,” pungkasnya. [ipl/but]






