Surabaya (beritajatim.com) – Kasubdit Jatanras pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Arbaridi Jumhur, meraih penghargaan bergengsi dari Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 Jawa Timur.
AKBP Jumhur dianugerahi PWI Jatim Award 2026 kategori Rastra Sewakottama bidang layanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, dalam malam resepsi HPN di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (15/4/2026).
Lutfil Hakim menyampaikan, penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan prestasi AKBP Jumhur dalam mengungkap berbagai kasus kriminalitas menonjol di Jawa Timur.
“Kita ketahui bersama jika AKBP Jumhur berhasil mengungkap beberapa kasus kriminalitas menonjol di Jawa Timur sehingga bisa mendorong terciptanya situasi kamtibmas dan penegakan hukum yang kondusif,” ujarnya.
Ia juga menilai sosok AKBP Jumhur sebagai figur yang disegani di dunia reserse kriminal. Tak hanya fokus pada penindakan, Jumhur juga dinilai memiliki pendekatan pembinaan terhadap mantan pelaku kriminal.
“Menariknya, dengan memberikan pembinaan kepada eks pelaku kriminalitas seperti membuka akses pekerjaan, modal usaha dan pembinaan lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, AKBP Jumhur menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja tim.
“Kami merasa terharu dan terima kasih atas penghargaan ini. Semoga bisa menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya itu menambahkan, keberhasilan dalam pengungkapan kasus tidak lepas dari soliditas tim dan kolaborasi lintas pihak.
“Bagi saya keberhasilan itu adalah hasil kerja keras tim dengan meracik segala sumber daya yang ada,” tegasnya.
Sepanjang 2025 hingga 2026, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, di antaranya kasus pembunuhan dan mutilasi di Ngawi, sindikat pencurian dengan kekerasan lintas provinsi, hingga pembunuhan mahasiswi di Pasuruan dan Malang.
Selain itu, kasus pencurian kendaraan bermotor yang disertai pembacokan anggota polisi di Lumajang juga berhasil diungkap sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur.
Dalam ajang PWI Jatim Award 2026, sejumlah tokoh lain turut menerima penghargaan, di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, serta Sujatmiko dalam kategori berbeda. [uci/beq]






