Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC sangat berharap dapat meraih poin kala bertandang ke markas Persebaya Surabaya, pada pekan ke-28 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (SGBT) Surabaya, Jum’at (17/4/2026) besok.
Pada laga antar tim Jawa Timur, bertajuk Derby Suramadu yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB, Laskar Sape Kerrab wajib menambah poin guna menjaga asa keluar dari zona merah degradasi.
Saat ini Madura United, menempati zona merah degradasi tepatnya di posisi 16 klasemen dengan koleksi 23 poin berkat hasil 5 kali menang, 8 kali imbang, serta 14 laga berakhir dengan kekalahan dari 27 laga yang dijalani di sepanjang kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, hanya tertinggal 1 poin dari Persis Solo yang menempati posisi aman tepat satu strip di atas zona merah degradasi. Sehingga kemenangan harus mereka dapatkan sekalipun hal itu relatif berat, apalagi lawan yang akan mereka hadapi, Bajul ijo merupakan tim dengan fanatisme suporter yang luar biasa.
“Besok kita akan menghadapi salah satu tim besar di Liga Indonesia dengan dukungan suporter yang luar biasa, ini akan menjadi pertandingan yang bagus, kami respek sama Persebaya, tapi kami juga butuh poin. Target kami mudah-mudahan bisa mendapatkan poin penuh,” kata Karateker Madura United FC, Rakhmad Basuki, Kamis (16/4/2026).
Modal penting didapat Madura United berkat kemenangan tipis 2-1 dari Persik Kediri, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura, Sabtu (11/4/2026). Namun kekalahan telak Persebaya 3 gol tanpa balas dari Persija Jakarta, tentu harus diwaspadai, apalagi mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri, Bonek Mania.
“Hasil lawan Persik Kediri, tentu dapat menjadi motivasi tersendiri bagi tim, sekaligus dapat mendongkrak kepercayaan diri setiap pemain untuk segera keluar dari zona merah degradasi,” ungkapnya.
Namun juru taktik yang akrab disapa Coach RB, juga meminta pemainnya agar selalu mewaspadai Persebaya, sebab mereka dinilai memiliki mental kuat dan berpotensi bangkit dari kekalahan.
“Kami pikir tim sekelas Persebaya punya mental yang bagus, dan hal (kekalahan dari Persija) ini bisa jadi momentum mereka untuk bangkit. Tapi konfidensi kami juga sedang meningkat setelah kemenangan kemarin, pemain terlihat lebih percaya diri untuk membawa tim keluar dari zona degradasi,” pungkasnya. [pin/kun]






