Kediri (beritajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri terus memperkuat sinergi dengan media melalui program HARMONI yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Tempat Bercakap Kopi.
Forum komunikasi kebijakan ini dihadiri sejumlah jurnalis dan menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam membangun kolaborasi strategis dengan media sebagai mitra informasi publik.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Deasi Surya Andarina, menjelaskan bahwa HARMONI merupakan program baru hasil rebranding fungsi kehumasan BI.
“Program baru dengan humas ini kita beri nama HARMONI, singkatannya Hadir untuk Membangun Kolaborasi, Edukasi dan Sinergi,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, program ini tidak hanya menyasar media, tetapi juga akan diperluas ke berbagai elemen, seperti akademisi, influencer, hingga komunitas. Tujuannya adalah memperkuat diseminasi kebijakan Bank Indonesia secara lebih luas.
“Program HARMONI ini tidak hanya dengan teman media, kita nanti ada HARMONI dengan akademisi, HARMONI dengan influencer, HARMONI dengan komunitas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, BI Kediri menekankan tiga tujuan utama, yakni mempererat sinergi dengan media sebagai bagian dari ekosistem komunikasi kebijakan, membahas perkembangan ekonomi terkini, serta mendorong peran strategis media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
“Kita ingin menjadi forum yang lebih konstruktif dan bisa memberi manfaat satu sama lainnya,” kata Deasi.
Selain itu, forum HARMONI juga dimanfaatkan untuk membahas kondisi ekonomi nasional dan regional, khususnya pasca Ramadan dan Idulfitri, di tengah dinamika global yang masih bergejolak.
BI Kediri juga mengajak media untuk berperan aktif dalam menjaga optimisme publik melalui pemberitaan yang informatif dan terpercaya.
“Kita ingin di tengah kondisi yang tidak pasti ini, kita tetap bisa membangun optimisme, untuk turut berpartisipasi dan kontribusi dalam membangun perekonomian,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan sesi pemaparan materi serta diskusi interaktif. Sejumlah wartawan menyampaikan pertanyaan terkait perkembangan ekonomi dan strategi peningkatan pertumbuhan daerah, yang langsung dijawab oleh narasumber dalam forum tersebut. [nm/aje]






