Sampang (beritajatim.com) – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kali ini melibatkan sebuah truk dan sepeda motor yang bertabrakan dari arah berlawanan.
Truk dengan nomor polisi T 9032 AA dikemudikan Wahyu Nugroho (32), warga Mojokerto, bersama seorang penumpang bernama Muhamad Islakul Muminin (19), asal Bojonegoro. Keduanya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka berarti.
Sementara sepeda motor bernopol M 6401 NK dikendarai oleh Septi Aisyah (32), seorang tenaga kesehatan asal Kelurahan Rongtengah, Sampang dengan memboncengkan anaknya Nizam yang masih berusia tiga tahun.
Akibat kecelakaan tersebut, Septi mengalami luka serius dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara Anak yang diboncengnya mengalami luka-luka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.
“Kejadian bermula saat sepeda motor melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi, kendaraan tiba-tiba bergerak ke kanan. Diduga, pengendara kehilangan kendali setelah anak yang berada di depan bergerak, sehingga motor menjadi tidak stabil,” jelas Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman, Minggu (12/4/2026).
Petugas Satlantas Polres Sampang telah melakukan penanganan di lokasi, termasuk evakuasi korban serta penyelidikan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat selalu waspada saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi aman demi mencegah kejadian serupa,” tandasnya.[sar/aje]






