Surabaya (beritajatim.com) – Arema FC sukses mencuri poin penuh dari markas Persita Tangerang setelah menang tipis 1-0 dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Kedua tim berjumpa di di Banten International Stadium, Serang, Jumat (10/4/2026) malam.
Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. Intensitas permainan tinggi terlihat dalam sepuluh menit pertama, di mana Persita Tangerang dan Arema FC sama-sama berupaya menguasai tempo pertandingan.
Persita tampil disiplin dalam menjaga lini pertahanan. Para pemainnya menerapkan penjagaan ketat terhadap penggawa Arema FC, terutama saat kehilangan penguasaan bola. Sebaliknya, Arema FC masih kesulitan membongkar pertahanan rapat yang dibangun tim tuan rumah.
Wasit mulai mengeluarkan kartu kuning pada menit ke-17. Pemain Arema FC Julian Guevara, diganjar kartu setelah melakukan pelanggaran taktis untuk menghentikan pergerakan Eber Bessa yang tengah memimpin serangan berbahaya.
Peluang berbahaya pertama datang pada menit ke-23 melalui Ramon Bueno. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang Arema FC. Namun, kiper Lucas Frigeri sigap menghalau bola sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.
Pertandingan berjalan semakin keras. Pada menit ke-31, bek Persita Hansamu Yama juga harus menerima kartu kuning usai melanggar penyerang Arema, Nur Hardianto.
Menjelang akhir babak pertama, Arema FC hampir memecah kebuntuan lewat situasi bola mati. Tendangan bebas Pablo Ganet pada menit ke-44 mengarah ke tiang jauh dan sempat mengancam gawang Persita. Namun, Lucas Frigeri kembali tampil gemilang dengan menepis bola tersebut.
Meski tambahan waktu dua menit diberikan oleh wasit, tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Skor imbang 0-0 tetap bertahan.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persita meningkatkan intensitas serangan. Pablo Ganet sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-54, namun bola hanya menyentuh sisi luar jala gawang Arema FC.
Peluang kembali didapat Persita pada menit ke-65 melalui Aleksa Andrejic. Sayangnya, peluang tersebut terbuang setelah ia terpeleset saat mengeksekusi bola di dalam kotak penalti.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-76. Gustavo Franca mencetak gol kemenangan Arema FC melalui skema bola mati. Tendangan bebasnya yang mengarah ke tiang dekat sempat ditepis kiper Persita, Igor, namun justru berbelok masuk ke gawang sendiri.
Usai gol tersebut, pelatih Arema FC Marcos Santos langsung melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Gustavo Franca untuk menjaga keseimbangan tim.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Arema FC pun memastikan kemenangan penting dengan skor akhir 1-0 atas Persita Tangerang. (faw/ian)






