Banyuwangi (beritajatim.com) – Lansia hilang di Banyuwangi, Sitinah (78), warga Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai sejauh sekitar 500 meter dari lokasi terakhir terlihat, Rabu (8/4/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (6/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga, Sitinah terakhir terlihat berada di area kebun kelapa di utara Desa Tambong, Kecamatan Kabat.
Karena tidak kunjung pulang, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Banyuwangi pada Rabu (8/4/2026). Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pencarian dilakukan secara intensif sejak pagi hari dengan metode penyisiran cepat atau hasty search.
Tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 06.40 WIB dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan korban. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 13.53 WIB.
Saat ditemukan, jasad korban berada pada koordinat 08°14’55.09″S 114°18’10.91″E, tepatnya di pinggiran sungai dengan arah radial 73 derajat dari lokasi kejadian awal.
“korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Oka Astawa.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan operasi ini,” pungkasnya. [alr/beq]






