Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha produksi pentol di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa, 7 Maret 2026, sekitar pukul 01.35 WIB.
Tempat produksi pentol dan gudang berukuran 4×6 meter beserta isinya terbakar habis. Kejadian ini memicu upaya pemadaman yang cepat dari berbagai pihak, termasuk warga setempat dan tim pemadam kebakaran dari Pos Damkar Mojoagung.
Menurut laporan yang diterima oleh Pos Damkar Jombang, kejadian kebakaran berawal saat seorang warga, Nanang, melihat api menyala di tumpukan kayu yang ada dalam gudang sekitar pukul 01.35 WIB.
Warga kemudian berinisiatif untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya, namun api semakin membesar dan mengancam tempat produksi. Pada pukul 01.45 WIB, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Jombang.
Pos Damkar Mojoagung menerima laporan pada pukul 01.47 WIB dan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengirimkan tim pemadam kebakaran dan penyelamat ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 02.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta proses pendinginan. Setelah sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kamandan Damkarla Jombang Syamsul Bahri menjelaskan, kebakaran ini melibatkan sejumlah pihak dalam penanggulangan, antara lain Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Jombang, Gatana, BAGANA, perangkat desa setempat, serta warga yang bahu-membahu membantu proses pemadaman.
“Berkat kerja sama yang cepat dan tanggap, api berhasil dijinakkan dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Meski api sudah padam, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Usaha produksi pentol dan sebagian besar isi gudang terbakar. Masyarakat berharap kejadian ini menjadi perhatian lebih dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di area padat penduduk. [suf]






