Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 5.700 siswa kelas IX SMP negeri dan swasta di Kabupaten Sumenep mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring melalui aplikasi Zoom, Senin (6/4/2026). Ujian ini dilaksanakan serentak di 196 lembaga pendidikan sebagai bagian dari program nasional evaluasi capaian belajar.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, turun langsung meninjau pelaksanaan TKA di sejumlah SMP di kawasan Kota Sumenep. Ia menegaskan bahwa TKA tidak sekadar menjadi penentu jenjang pendidikan berikutnya, melainkan alat ukur kemampuan akademik siswa secara menyeluruh.
“Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi poin penting untuk mengukur capaian belajar siswa. Semoga hasilnya sesuai harapan,” katanya.
Menurutnya, kejujuran peserta menjadi aspek penting dalam pelaksanaan ujian. Meski tidak menentukan kelulusan, hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“TKA ini kan program nasional. Jadi diawasi kementerian. Untuk yang lokal, pengawasnya di mix. Tidak boleh gurunya sendiri. Jadi memang ini benar-benar menjadi bahan evaluasi capaian belajar siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ihsan, menjelaskan bahwa TKA mencakup dua aspek utama, yakni numerasi dan literasi. Setiap peserta diberikan waktu selama 90 menit untuk menyelesaikan masing-masing tes.
“Semoga siswa bisa memperoleh nilai maksimal untuk melanjutkan ke jenjang sekolah berikutnya. TKA ini juga merupakan potret lembaga pendidikan atas capaian siswa,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA berbasis daring ini menjadi bagian dari transformasi sistem evaluasi pendidikan yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menjangkau seluruh satuan pendidikan secara merata di Kabupaten Sumenep. [tem/beq]






