Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis atas Persita Tangerang dalam lanjutan pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026). Gol tunggal kemenangan Bajul Ijo dicetak Fransico Rivera pada menit ke-62.
Kemenangan ini terasa penting bagi Persebaya, meski secara permainan tim sebenarnya memiliki peluang untuk menang dengan skor lebih besar. Sejumlah peluang tercipta sepanjang pertandingan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai anak asuhnya tampil dominan jika melihat statistik pertandingan, khususnya dalam hal peluang mencetak gol.
“Menurut saya, kami memiliki lebih banyak percobaan gol daripada tim lawan. Kami memiliki sekitar sembilan tembakan, tiga atau empat mengarah ke gawang, sementara mereka hanya memiliki sekitar empat tembakan,” ungkapnya.
Meski meraih tiga poin, Tavares tetap menyoroti kelemahan timnya, terutama dalam menjaga penguasaan bola di menit-menit akhir yang nyaris dimanfaatkan lawan.
“Pada saat terakhir, saya pikir kami harus menyimpan bola karena itu penting bagi tim untuk mengetahui momen permainan. Kadang-kadang kami kehilangan bola dengan cara yang tidak perlu dan itu hampir membuat lawan mencetak gol,” ujarnya.
Di tengah kondisi tim yang tidak sepenuhnya ideal, Tavares justru mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap tampil maksimal, meski harus bermain di posisi yang bukan peran aslinya.
“Saya menyukai pengorbanan pemain. Beberapa dari mereka tidak bermain di posisi normal karena kami memiliki banyak pemain yang tidak 100 persen atau cedera. Tapi mereka menunjukkan keberanian dengan bola dan tanpa bola,” katanya.
Lebih lanjut, pelatih asal Portugal tersebut menilai kemenangan atas Persita menjadi hasil positif mengingat kualitas lawan yang tidak bisa dianggap remeh. “Kami menang melawan tim yang kuat. Tentu saja kami masih perlu memperbaiki beberapa hal, tapi saya senang dengan pemain,” ujarnya.
Persebaya kini dituntut untuk segera melakukan pemulihan kondisi pemain guna menghadapi pertandingan berikutnya yang diprediksi akan berlangsung tidak mudah. “Sekarang kami harus memulihkan diri dan berusaha menyiapkan pertandingan berikutnya. Pertandingan berikutnya akan sulit,” katanya. (way/kun)






