Tuban (beritajatim.com) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengarahkan pembangunan pada penguatan industrialisasi ekonomi lokal di setiap wilayah.
Menurut Mas Lindra, sapaan Bupati Tuban, penyusunan RKPD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan provinsi. Sehingga, Musrenbang ini penting untuk menyelaraskan usulan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga masyarakat.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tuban menunjukkan tren meningkat selama empat tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 7,94 persen. Peningkatan ini akan terus didorong dengan memaksimalkan potensi ekonomi lokal di Kabupaten Tuban,” ujar Mas Lindra, Selasa (31/03/2026).
Selain itu, perencanaan pembangunan harus berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, Mas Lindra menekankan pentingnya peningkatan kualitas belanja daerah yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Selain fokus pada penguatan industrialisasi ekonomi lokal di setiap wilayah, pembangunan juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi, serta pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Tuban,” imbuhnya.
Adapun tema besar pembangunan yaitu “Penguatan Pelayanan Dasar dan Pembangunan Ekonomi Didukung Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Lokal” yang telah diselaraskan dengan program pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Timur. Kendati demikian, Pemkab Tuban tetap memberi perhatian terhadap pembangunan infrastruktur.
“Sebab, keberadaan infrastruktur yang memadai akan mendukung percepatan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam proses perencanaan pembangunan, dengan harapan hasil Musrenbang RKPD 2027 mampu menghasilkan program prioritas yang inovatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [dya/kun]






