Magetan (beritajatim.com) – Seorang petugas perbaikan jaringan internet dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari atap rumah warga di Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Senin (30/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Lukmato (48), warga Madiun, yang saat itu tengah melakukan perbaikan jaringan WiFi di rumah milik Sumadi (62), warga setempat.
Peristiwa bermula saat korban datang sekitar pukul 13.00 WIB untuk memperbaiki kabel WiFi yang diduga rusak akibat digigit tikus. Dalam proses perbaikan, korban naik ke atap rumah untuk melakukan pengecekan.
Sumadi menuturkan, sebelum kejadian dirinya sempat meninggalkan lokasi untuk membeli rokok. Namun, tak lama kemudian ia dipanggil oleh anaknya karena korban terjatuh di atas genteng.
“Saya dipanggil anak saya, katanya yang memperbaiki WiFi jatuh di atas. Waktu saya lihat, korban sudah tidak bergerak,” ujarnya.
Ia mengaku sempat hendak memberikan pertolongan pertama, namun mengurungkan niat karena khawatir akan risiko lain, termasuk kemungkinan adanya aliran listrik.
Kapolsek Sukomoro, Tri Cahya Budi Hartono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 15.30 WIB terkait kejadian tersebut.
“Setelah kami datangi lokasi, benar ditemukan seorang laki-laki dalam posisi di atas genteng dan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Evakuasi korban dilakukan oleh petugas dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, mengingat posisi korban berada di ketinggian.
“Hasil pemeriksaan awal oleh tenaga medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar pada tubuh korban,” tambahnya.
Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan akibat sengatan listrik atau faktor kesehatan lainnya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pekerjaan di ketinggian maupun yang berkaitan dengan instalasi listrik. [fiq/but]






