Malang (beritajatim.com) – Antusiasme masyarakat merayakan Idul Fitri 1447 H di wilayah Malang Raya tercermin jelas dari padatnya arus lalu lintas di jalur bebas hambatan. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat sebanyak 936.310 kendaraan telah melintasi Ruas Tol Pandaan-Malang selama periode H-10 hingga H+2 Lebaran (11–24 Maret 2026).
Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 18,21% dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 792.078 kendaraan. Gerbang Tol (GT) Malang menjadi primadona sekaligus titik dengan lonjakan tertinggi, mencapai lebih dari 31%.
General Manager Operasi PT JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengungkapkan bahwa meskipun terjadi lonjakan pergerakan kendaraan yang menuju arah Malang maupun Batu, kondisi lalu lintas tetap terkendali.
“Kami berhasil menjaga V/C ratio (rasio kapasitas jalan) pada ambang batas aman. Strateginya adalah dengan rekayasa distribusi antrean yang efektif di gerbang tol serta memaksimalkan penggunaan Mobile Reader (MR),” ujar Reza dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2026).
Selain di gerbang tol, pihak pengelola juga melakukan penataan parkir di rest area secara ketat untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan saat puncak musim liburan (peak season).
Peningkatan arus kendaraan tersebar di lima gerbang tol utama sepanjang ruas Pandaan-Malang:
* Gerbang Tol Malang menjadi lokasi dengan persentase kenaikan arus masuk tertinggi. Tercatat sebanyak 110.234 kendaraan memasuki Malang via GT Malang, melonjak drastis 31,99%. Sementara untuk arus keluar Malang, tercatat sebanyak 95.473 kendaraan, naik 22,54%.
* Gerbang Tol Singosari melayani volume kendaraan terbesar secara absolut. Kendaraan yang masuk Malang melalui gerbang ini mencapai 213.587 unit (+15,55%), sedangkan arus kendaraan yang meninggalkan Malang tercatat sebanyak 216.463 unit, meningkat 23,7%.
* Gerbang Tol Pakis mencatat arus masuk sebanyak 52.887 kendaraan (+13,28%) dan arus keluar 46.994 kendaraan (+8,42%).
* Gerbang Tol Lawang melayani arus masuk 47.465 kendaraan (+15,06%) dan arus keluar 55.387 kendaraan (+6,64%).
* Gerbang Tol Purwodadi mencatat pergerakan yang relatif seimbang, dengan arus masuk sebanyak 48.173 kendaraan (+11,64%) dan arus keluar sebanyak 49.647 kendaraan (+11,55%).
Menghadapi sisa arus balik, PT JPM mengimbau para pengguna jalan untuk tidak lengah. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo uang elektronik (e-toll) mencukupi guna menghindari antrean panjang di gerbang tol.
“Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri. Gunakan rest area yang tersedia untuk beristirahat,” tambah Reza. Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lalu lintas terkini, Jasa Marga menyediakan layanan One Call Center 24 jam di nomor 14080 (atau 133) serta aplikasi Travoy 4.5. [rea]






