Situbondo, (beritajatim.com) – Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Selasa (24/3/2026) malam. Bencana cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas di Wisma Bhayangkara yang terletak di kawasan Pantai Pasir Putih, Desa Pasir Putih.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Situbondo, kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Angin kencang yang menyertai hujan lebat menyebabkan atap sejumlah kamar dan mushola di wisma tersebut terhempas dan berterbangan.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga pada Rabu pagi (25/3/2026) dan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
“Iya benar, kami terima laporan sekitar pukul 08.45 WIB. Setelah itu, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Puriyono, Rabu siang.
Dari hasil asesmen sementara, lanjut Puriyono, kerusakan tersebar di beberapa titik. “Untuk Blok E, terdapat 5 unit kamar dan 1 unit kamar mandi mengalami kerusakan sedang pada bagian atap. Kemudian Blok A, 1 unit kamar rusak ringan, dan teras depan Kamar VIP 1 juga rusak sedang. Sementara itu, mushola di lokasi yang sama mengalami kerusakan ringan,” rinciannya.
Puriyono menegaskan bahwa dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Hanya kerugian materiil pada bangunan. Saat ini tim kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Bungatan, Polsek, Koramil, Pemerintah Desa Pasir Putih, serta pengelola Wisma Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Selain menangani lokasi terdampak, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Puriyono mengingatkan bahwa cuaca ekstrem dengan potensi angin kencang dan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Situbondo.
“Mengingat cuaca yang masih ekstrem, kami mengimbau warga untuk lebih waspada. Terutama bagi yang memiliki bangunan dengan konstruksi yang belum terlalu kuat, agar lebih siap menghadapi potensi angin kencang,” pesannya.
Unsur yang turun ke lokasi kejadian meliputi staf Kecamatan Bungatan, anggota Polsek dan Koramil Bungatan, anggota Pusdalops dan TRC BPBD Situbondo, Tagana Dinsos Situbondo, agen informasi bencana Jawa Timur, serta perangkat desa setempat dan karyawan Wisma Bhayangkara. (awi/aje)






