Jombang (beritajatim.com) – Kemacetan parah terjadi sepanjang 4 kilometer di jalur arteri Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026) sore.
Kepadatan ini disebabkan oleh beberapa faktor utama: perlintasan kereta api yang membuat kendaraan harus berhenti, antrean panjang kendaraan yang keluar dari exit Tol Bandar, serta tingginya volume kendaraan.
Pada pukul 16.00 WIB, arus lalu lintas mengalami penurunan kecepatan yang signifikan. Kemacetan memanjang hingga 4 kilometer, memaksa pengendara untuk menunggu lebih dari satu jam untuk melewati jalur tersebut. Titik kemacetan yang paling parah terjadi di perlintasan kereta api Plosorejo Bandarkedungmulyo, yang menyebabkan penumpukan kendaraan setiap kali kereta melintas.
Selain itu, kemacetan semakin parah dengan adanya antrean kendaraan yang berasal dari exit Tol Bandar, yang juga menyumbang tingginya volume kendaraan. Para pengendara harus menunggu lama untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka, membuat perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu singkat menjadi jauh lebih lama.
“Macetnya dari exit tol, kira-kira 4 kilometer. Nunggu sekitar satu jam lebih,” ujar Handoko (55), seorang pemudik yang hendak menuju Kertosono, Nganjuk.
Selain itu, Rusman (49), pemudik asal Surabaya, menambahkan, “Tadi berangkat setengah delapan, sampai sekarang masih di jalan. Kejebak macet sekitar satu sampai dua jam. Panas sekali.”
Petugas kepolisian yang berada di lokasi berupaya mengatasi kemacetan dengan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup (contraflow). Namun, meski ada upaya tersebut, tingginya volume kendaraan tetap membuat arus lalu lintas tersendat. [suf]






