Sampang (beritajatim.com) – Kenaikan harga daging di pasaran terpantau cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Baik daging sapi maupun daging ayam mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah akan dilaksanakan besok (21/3/2026).
Saat ini, harga daging sapi mencapai sekitar Rp140 ribu perkilo, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp120 ribu.
Kenaikan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Holipah, warga yang berbelanja di Pasar Srimangunan.
Ia mengaku terkejut saat membeli daging di tempat langganannya. Biasanya, ia mendapatkan harga lebih murah karena sering berbelanja. Namun, kali ini harga sudah menyentuh Rp140 ribu perkilo,” tuturnya, Jum’at (20/3/2026)
Sementara itu, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Untuk ayam potong, harga berada di kisaran Rp45 ribu perkilo, sedangkan ayam kampung bisa mencapai Rp50 ribu atau lebih.
“Meski harga meningkat, kebutuhan masyarakat terhadap daging tetap tinggi, terutama untuk keperluan tradisi menjelang hari raya” ungkapnya
Holipah mengungkapkan bahwa keluarganya tetap membeli daging sapi dan ayam kampung untuk keperluan selametan dan hidangan Idul Fitri.
“Namun, untuk menghemat pengeluaran, mereka terkadang memilih memotong ayam sendiri,” ungkapnya
Di sisi lain, Hj Rosidah, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kedungdung mengakui akan kenaikan harga tersebut, dia menyebutkan bahwa lonjakan harga terjadi secara merata di berbagai pasar, termasuk di wilayah Sampang dan Torjun.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga daging bukan hanya terjadi di satu daerah, melainkan sudah menjadi tren di sejumlah pasar tradisional,” pungkasnya.[sar/aje]






