Surabaya (beritajatim.com) – Seorang perempuan pengendara sepeda motor berinisial LW (47) meninggal dunia setelah tertimpa atap balkon bangunan di Jalan Kebraon Indah Permai, Surabaya, pada hari Jumat (6/3/2026).
Peristiwa tidak terduga itu menimpa perempuan asal kelurahan Balas Klumprik saat kondisi cuaca sedikit hujan, sebelum meninggal dunia ia mengalami luka parah cedera otak berat dan patah tulang kaki serta tangan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti, mengungkapkan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 14.12 WIB.
“Setelah tertimpa runtuhan, korban tidak sadarkan diri. Mengalami cedera otak berat, close fraktur (patah tulang) kaki kiri dan close fraktur tangan kanan,” ujar Linda dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, bahwa bongkahan balkon cor yang runtuh menimpa korban itu memiliki ketinggian sekitar 15 meter, serta seketika menghantam kendaraan dan tubuh korban saat melintas disamping gendung tersebut.
“Korban meninggal dunia saat dilakukan perawatan di rumah sakit RS. Siti Khadijah. Lokasi kejadian dan juga kendaraan korban telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat,” ucap Linda.
Terakhir, sebagai imbauan saat terjadi cuaca ekstrem dan hujan lebat BPBD Kota Surabaya mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada dalam melakukan aktivitasnya.
Bagi para pengguna jalan disarankan berhenti sejenak dan memilih berteduh di tempat yang aman. Hal itu penting dilakukan untuk menghindari resiko kondisi darurat, seperti pohon tumbang, jalanan licin dan minimnya jarak pandang.
”Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (rma/ted)






