Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang melanda Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/3/2026) petang. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di dua lokasi berbeda, bahkan satu pengendara sempat tertimpa batang pohon di jalur Pacet–Cangar.
Berdasarkan pantauan aplikasi BMKG Juanda, hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak sore hingga malam hari di sejumlah wilayah Mojokerto.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo. Sebatang pohon asem berdiameter sekitar 60 sentimeter tumbang dan sempat mengganggu akses jalan warga. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Lokasi kedua berada di Jalan Raya Pacet–Cangar, Kecamatan Pacet. Di titik ini, pohon randu berdiameter sekitar 120 sentimeter tumbang dan menimpa seorang pengendara bernama Andri (45). Korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan.
Selain pohon randu, beberapa pohon lain seperti kalliandra dan musa dengan diameter antara 15 hingga 35 sentimeter juga tumbang. Kabel utama PLN dan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) turut terdampak akibat tertimpa pohon.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
“Begitu mendapat informasi, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat,” ungkapnya, Kamis (5/3/2026).
Proses evakuasi di Desa Simbaringin selesai pada pukul 19.50 WIB dan arus lalu lintas kembali normal. Sementara itu, penanganan di Jalan Raya Pacet–Cangar rampung sekitar pukul 22.00 WIB setelah petugas memastikan pohon dan material yang mengganggu telah dibersihkan serta kondisi kabel dalam keadaan aman.
Penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya TRC BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI/Polri, DPUPR Kabupaten Mojokerto, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, PLN, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, FPRB Kabupaten Mojokerto, serta masyarakat setempat.
“Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Kami mengingatkan warga agar berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan pohon tumbang seperti kawasan Pacet–Cangar,” pungkasnya. [tin/beq]






