Ngawi (beritajatim.com) – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah muncul fenomena pusaran angin yang dikenal warga sebagai cleret tahun di atas wilayah setempat.
Berdasarkan video amatir warga, pusaran angin terlihat menggantung di antara awan sekitar pukul 14.22 WIB. Saat itu, kondisi langit tampak gelap dan mendung. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut terdengar berteriak menyebut kemunculan cleret tahun.
Tak lama berselang, angin puting beliung menerjang permukiman warga. Terjangan angin yang berlangsung sekitar lima menit itu merusak atap rumah dan menumbangkan sejumlah pohon di sekitar lokasi.
Salah satu warga, Susi Suryani, mengatakan sebelum angin kencang datang, warga telah melihat fenomena pusaran angin tersebut beredar di media sosial.
“Kami sudah melihat fenomena cleret tahun di sosial media. Tidak lama kemudian angin menerjang permukiman kami dan banyak rumah warga yang rusak,” ujarnya.
Warga lainnya, Vilia Nurkholisah, mengaku sempat panik saat angin kencang menghantam rumahnya.
“Saya di kamar dengar angin kencang. Mau keluar tidak bisa, lalu saat kembali ke dalam, genting sudah rontok semua. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga parah. Selain itu, beberapa pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan warga.
Petugas gabungan bersama warga langsung melakukan pembersihan material pohon yang menghalangi jalan setelah angin mereda. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi hingga kini masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak serta menaksir kerugian akibat bencana angin puting beliung tersebut. [fiq/but]






