Surabaya (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengintensifkan inspeksi lintas dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto guna memastikan kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026. Kegiatan bertajuk Safari Ramadan ini menyasar pengecekan menyeluruh pada aspek keselamatan jalur dan kualitas fasilitas pelayanan penumpang.
Executive Vice President Daop 8 Surabaya memimpin langsung peninjauan bersama manajemen KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya. Agenda ini bertujuan memitigasi potensi gangguan operasional saat terjadi lonjakan penumpang pada arus mudik dan balik mendatang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pengecekan jalur merupakan langkah preventif yang krusial. Fokus utama pemeriksaan meliputi kondisi rel, wesel, sistem persinyalan, hingga perlintasan sebidang di sepanjang rute perjalanan.
“Kami ingin memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan selamat, aman, dan nyaman, khususnya pada masa Angkutan Lebaran 2026,” ungkap Mahendro Trang Bawono.
Tim teknis melakukan peninjauan detail di sejumlah stasiun strategis mulai dari Stasiun Wonokromo, Sepanjang, Krian, Tarik, hingga Mojokerto. Selain prasarana jalur, ruang PPKA dan fasilitas pelanggan turut menjadi fokus evaluasi manajemen untuk menjamin kenyamanan pemudik.
Manajemen KAI juga berdialog langsung dengan petugas di lapangan guna menyerap masukan terkait kendala teknis. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) berjalan konsisten di seluruh lini operasional.
Budaya keselamatan kerja kembali ditekankan kepada seluruh personel, termasuk penerapan prinsip 5R dan kesiapan Alat Material Untuk Siaga (AMUS). Mahendro Trang Bawono menilai Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami ingin memastikan semangat Ramadan tercermin dalam peningkatan kualitas layanan dan komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” tegas Mahendro Trang Bawono.
Pengecekan lintas ini merupakan bentuk kesiapan nyata KAI Daop 8 Surabaya dalam menyambut periode krusial transportasi nasional. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.
“Pengecekan lintas ini, sebagai bentuk kesiapan KAI Daop 8 Surabaya dalam rangka menyambut periode krusial Angkutan Lebaran 2026, demi menghadirkan transportasi publik yang andal dan terpercaya bagi masyarakat,” pungkasnya.






