Bondowoso (beritajatim.com) – Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i resmi melantik dan mengambil sumpah 282 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengangkatan pertama PNS Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kamis (26/2/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi ratusan aparatur yang kini resmi mengemban tanggung jawab spesifik sesuai dengan kompetensi teknis masing-masing. Momentum Ramadan sengaja dipilih untuk memberikan makna spiritual yang lebih dalam bagi para abdi negara tersebut.
Wabup As’ad Yahya Syafi’i menekankan bahwa bekerja dengan ketulusan merupakan inti dari pelayanan publik yang berkualitas. Ia berharap nilai-nilai ibadah di bulan suci ini dapat terinternalisasi dalam budaya kerja sehari-hari.
“Pelantikan hari ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan—bulan yang penuh hikmah, rahmat, dan hidayah. Semoga momentum di bulan mulia ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk bekerja lebih tulus dan lebih dekat kepada Allah SWT,” ujarnya.
Pengangkatan pertama ini ditegaskan bukan sekadar pemenuhan proses administratif semata di lingkungan pemerintahan daerah. Hal ini merupakan jawaban nyata atas penantian panjang para ASN yang telah lama menunggu kepastian status jabatan fungsional mereka.
Langkah strategis ini selaras dengan upaya Pemkab Bondowoso dalam membangun struktur birokrasi yang lebih ramping namun kaya akan fungsi. Pejabat fungsional dituntut untuk memiliki keahlian spesifik yang mampu memberikan dampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.
Profesionalisme setiap pejabat akan diukur secara ketat melalui kinerja yang nyata dan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan. Integritas menjadi harga mati dalam menjalankan amanah baru ini di tengah ekspektasi publik yang semakin tinggi.
“Setiap pejabat yang dilantik hari ini tidak hanya hadir bekerja, tetapi harus mampu membuktikan profesionalismenya melalui produk kerja dan pelayanan yang terukur kepada masyarakat,” tegas As’ad.
Seiring dengan pelantikan ini, para ASN juga mendapatkan penguatan terkait hak-hak kepegawaian yang melekat pada jabatan fungsional. Namun, peningkatan akuntabilitas dalam menjalankan tugas profesi secara mandiri tetap menjadi fokus utama yang harus dijaga.
Wabup berharap para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat menjadi generasi birokrasi yang adaptif dan melek teknologi. Kemampuan untuk belajar dengan cepat menjadi syarat mutlak dalam menghadapi dinamika perubahan zaman yang serba digital.
Aparatur pemerintah diimbau untuk tidak alergi terhadap tantangan baru yang muncul dalam pelaksanaan tugas lapangan. Tantangan dipandang sebagai sarana terbaik untuk membentuk kompetensi dan kematangan seorang pejabat publik.
“Mulai hari ini, saudara tidak hanya memegang jabatan, tetapi juga memegang kepercayaan masyarakat. Jadikan pelayanan publik sebagai ladang ibadah sosial, bekerja dengan ilmu, melayani dengan hati, dan senantiasa menjaga integritas,” pesannya.
Amanah yang kini resmi dipangku diharapkan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi demi kemajuan daerah Bondowoso. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi target utama yang harus dicapai oleh seluruh jajaran pejabat fungsional tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan selamat kepada seluruh ASN yang telah mengikat janji setia dalam jabatan baru mereka. Kontribusi nyata dari setiap individu sangat dinantikan untuk membawa perubahan positif bagi seluruh lapisan masyarakat Bondowoso. [awi/beq]






