Kediri (beritajatim.com) – Memasuki satu tahun kepemimpinan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan hadiah umroh kepada warga kurang mampu sebagai bentuk rasa syukur atas dukungan masyarakat selama memimpin Kota Kediri. Pengundian hadiah umroh dilakukan bersamaan dengan acara penyerahan becak listrik bantuan Presiden di Balai Kota Kediri, Rabu (25/02/2026).
Hadiah umroh diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) desil 1 – 4. Sebanyak lima orang penerima berasal dari berbagai latar belakang, antara lain penarik becak, kaum dhuafa, juru kunci, marbot dan modin, pengemudi ojek online, serta pemulung. Para penerima akan berangkat umroh bersama Wali Kota.
Program ini disebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan sosial masyarakat. Wali Kota menegaskan capaian satu tahun kepemimpinan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, sekaligus diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
“Ini adalah bentuk rasa syukur kami atas dukungan masyarakat. Hadiah umroh ini berasal dari dana pribadi saya bukan dari APBD. Saya ingin masyarakat yang mendapatkan undian bisa menjalankan ibadah Umroh dengan nyaman dan aman. Mereka ini berasal dari desil 1-4,” ujarnya.
Rasa haru dan bahagia dirasakan para penerima, salah satunya Eko Yuni, warga Kelurahan Dandangan. Ia mengaku kesempatan berangkat umroh merupakan cita-cita bersama almarhum suaminya yang akhirnya terwujud.
“Alhamdulillah terima kasih Mbak Wali saya bisa berangkat Umroh. Saya seorang ibu dan janda yang baru ditinggal meninggal oleh suami. Ini adalah cita-cita saya bersama almarhum suami saya,” ungkapnya. [nm/aje]






