Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus mengakui keunggulan Persiku Kudus, dan menyerah dengan skor tipis 1-0, dalam laga yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (21/2/2026).
Tuan rumah yang tengah berusaha mengamankan posisinya dari zona merah, bermain agresif sejak menit awal. Mereka relatif mendominasi penguasaan bola.
Sementara Persela yang bermain di bawah tekanan, sesekali mengancam gawang Persiku, melalui skema serangan balik. Tapi beberap peluang dari kedua tim, tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Mimpi buruk bagi Persela datang di pertengahan paruh kedua. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu harus bermain 10 orang, setelah Jhon Mena mendapatkan kartu merah pada menit 75.
Hanya berselang dua menit, Persiku yang unggul jumlah pemain, berhasil memecah kebuntuan. Sepakan keras yang dilesakkan Caique Silva dari luar kotak penalti, menembus gawang Persela yang dikawal Rafli Mahreza pada menit 76.
Pada waktu yang tersisa, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Muria bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengaku kecewa dengan hasil minor yang didapatkan tim asuhannya di Stadion Sriwedari.
“Yang pasti kecewa ya, kami sangat kecewa sekali. Saya juga menyampaikan mohon maaf kepada suporter, kepada warga Lamongan, karena belum bisa mendapatkan poin di pertandingan pekan ke-20 ini,” kata Bima, usai laga.
Kekalahan atas Persiku akan dijadikan bahan evaluasi Laskar Joko Tingkir. Menurut Bima, banyak kekurangan yang harus dibenahi, agar bisa meraih hasil lebih baik saat menjamu PSS Sleman pada 1 Maret Mendatang.
“Saya tetap fokus ke tim saya, bagaimana evaluasi-evaluasi yang akan kita lakukan dari mulai babak pertama sampai di akhir pertandingan tadi. Yang pasti kita juga banyak kekurangan. Pembinaan selalu harus kita lakukan, kita masih ada waktu persiapan untuk pertandingan tanggal 1,” ucapnya.
Kekalahan ini membuat Persela gagal memangkas ketertinggalan poin dari Deltras Sidoarjo di peringkat 5, dan masih tertahan di peringkat 6 klasemen sementara Grup 2, dengan koleksi 30 poin. Sementara Persiku tetap berada di peringkat 7 dengan koleksi 19 poin. (fak/aje)






