Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bermain imbang 2-2 kala menjamu Arema FC pada laga pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (21/2/2026).
Bermain di kandang sendiri membuat tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, memiliki motivasi tinggi untuk mengakhiri rentetan hasil minor. Terlebih dalam beberapa laga terakhir, mereka relatif berat untuk memenangkan pertandingan.
Namun Singo Edan justru tampil lebih agresif sejak wasit meniup peluit kick off, mereka justru tampil lebih dominan dibanding tim tuan rumah. Sementara Madura United terus mencoba menemukan ritme permainan guna mengimbangi agresifitas permainan lawan.
Memasuki menit 15′ laga berjalan, Madura United mulai menemukan ritme permainan dan memberikan perlawanan. Namun Arema terus bermain cepat dan menekan pertahanan Madura, beruntung barisan pertahanan tuan rumah tampil solid dan mampu meredam beragam serangan yang diperagakan tim tamu.
Jual beli serangan diperagakan kedua tim hingga memasuki menit akhir babak pertama, beruntung barisan pertahanan masing-masing tim tampil solid dan meredam serangan lawan masing-masing.
Beruntung memasuki masa injury time, Junior Brandao mampu memecah kebuntuan dan membawa Madura United unggul 1-0 meneruskan assist Iran Junior pada menit 45’+1′ menit dan bertahan hingga 45′ menit interval pertama usai.
Memasuki babak kedua, Madura United mulai melakukan rotasi pemain dan menarik pencetak gol Junior Brandao, dan digantikan pemain yang menempati posisi gelandang, Jordy Wehrmann. Hal yang sama juga diterapkan Arema dengan melakukan rotasi dua pemain sekaligus.
Semenit setelah kick off babak kedua, Arema mempu menyamakan skor 1-1 melalui permainan cepat yang biasa mereka terapkan di beberapa laga. Dalberto Luan Belo sukses mencetak gol ke gawang Mochammad Diky Indrayana pada menit 46′.
Bahkan 5′ menit berselang, giliran Dalberto Luan Belo menjadi inisiator gol kedua Arema yang dicetak Joel Vinicius Anjos pada menit 51′. Skor kembali berubah, Madura United 1-2 Arema FC, sekaligus membuat laga semakin menarik.
Mampu unggul pada menit pertama babak kedua membuat Arema mulai menurunkan ritme permainan, dan sesekali menerapkan permainan cepat melalui serangan balik. Namun Madura United tampil lebih dominan dan mengepung barisan pertahanan lawan, kondisi tersebut berlangsung hingga pertengahan babak kedua.
Memasuki menit 88′, Madura United berhasil menyamakan skor 2-2 berkat sundulan tajam Jorge Mendonca memanfaatkan assist Numbery, sekaligus membuat sebanyak 1.169 pasang mata di tribun bersorak riang.
Pada masa injury time plus 6′ menit babak tambahan waktu, Madura United terus mencoba menciptakan beberapa peluang untuk kembali mencetak gol. Namun barisan pertahanan Arema tampil solid dan mementahkan berbagai peluang tim tuan rumah, dan laga pun berakhir dengan skor imbang 2-2 untuk kedua tim. [pin/kun]






