Bondowoso (beritajatim.com) – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kali ini, belanjaan untuk sahur milik seorang ibu rumah tangga digasak maling saat diparkir di depan toko, Kamis (19/2/2026) malam.
Korban diketahui bernama Raras (37), warga Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel. Peristiwa itu terjadi di Jalan Santawi, Kelurahan Tamansari, sekitar pukul 21.00 WIB.
Raras menuturkan, sebelumnya ia bersama suaminya baru saja pulang dari Pasar Induk Bondowoso. Mereka kemudian singgah ke sebuah toko modern untuk membeli rol cat.
Belanjaan berupa sembako yang baru dibeli diletakkan di atas sepeda motor yang diparkir di depan toko. Tanpa rasa curiga, pasangan tersebut masuk ke dalam toko.
“Saya cuma masuk sebentar, beli rol cat, tidak sampai 15 menit,” ujar Raras saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Namun saat kembali ke area parkir, kantong plastik putih berisi sembako sudah tidak ada di tempatnya. Merasa ada yang tidak beres, Raras meminta rekaman kamera pengawas (CCTV) toko.
Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria berpakaian serba hitam dan mengenakan helm full face berada di lokasi parkir pada waktu yang sama. Pelaku sempat terlihat membuka jok sepeda motor seolah-olah hendak menyimpan barang.
Ketika situasi parkiran relatif sepi, pria tersebut diduga memindahkan kantong plastik milik korban ke sepeda motornya, lalu pergi meninggalkan lokasi.
Belanjaan yang hilang antara lain beras, gula, minyak goreng, kacang, mie instan, rokok, serta sejumlah bahan masakan. Total kerugian ditaksir sekitar Rp 190 ribu.
Raras mengaku tidak menyangka kejadian itu menimpanya, terlebih di awal Ramadan. Belanjaan tersebut rencananya akan digunakan untuk menyiapkan menu sahur keluarga.
“Masih hari pertama Ramadan. Tidak menyangka belanjaan dicuri orang. Padahal mau buat tahu tek untuk sahur,” katanya.
Meski merasa kesal, ia memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena nilai kerugian dianggap tidak terlalu besar. Setelah kejadian, Raras kembali berbelanja di warung sekitar karena sebagian toko sudah tutup. “Saya tidak laporkan. Cuma kesal, karena harus belanja lagi malam itu,” pungkasnya. (awi/but)






