Surabaya (beritajatim.com) – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diwarnai kegiatan bakti sosial bertajuk ‘Harmoni Imlek Nusantara: Dalam Keberagaman, Kita Rayakan Kebersamaan’ yang digelar di Jalan Tambak Bayan Tengah No. 37, Surabaya.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat solidaritas antarwarga sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat keturunan Tionghoa di kawasan Tambak Bayan dan Gedung Setan.
Bakti sosial yang telah memasuki tahun ketiga ini diinisiasi oleh CV Bintang Sakti dan CV Hasil Tani Sejahtera, serta didukung sejumlah pengusaha lainnya.
Tahun ini, sebanyak kurang lebih 200 paket sembako dibagikan kepada warga. Setiap paket berisi 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kilogram gula, serta tambahan makanan ringan untuk anak-anak.
Anggota DPR RI Komisi X, Lita Machfud Arifin, yang turut hadir menyapa warga secara langsung, menyampaikan harapannya agar perayaan Imlek membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga penuh keberkahan, rezeki, dan sehat selalu. Saya berterima kasih kepada Bapak Irwan beserta tim yang terus mengingat pentingnya berbagi dalam momentum Imlek ini,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang bantuan pendidikan bagi anak-anak warga yang membutuhkan.
“Jika ada anak yang membutuhkan beasiswa, silakan segera berkoordinasi dan menghubungi kami,” tambahnya.
Perwakilan panitia, Mulyadi, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial Imlek ini secara konsisten dilaksanakan selama tiga tahun terakhir.
Awalnya kegiatan menyasar warga Tambak Bayan dan Gedung Setan secara terpisah, namun tahun ini digabungkan agar lebih efektif, sekaligus memudahkan kehadiran Lita Machfud Arifin untuk menyapa warga secara langsung.
“Kurang lebih ada 200 paket sembako yang kami bagikan. Kegiatan ini rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kepada warga keturunan Tionghoa di Tambak Bayan dan Gedung Setan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para panitia dan tokoh masyarakat, termasuk Umar Ansori dan jajaran perangkat wilayah, yang turut mengawal kelancaran acara.
Sementara itu, Wakil RW setempat, Seno, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat.
“Ini bukan semata soal bantuannya, tapi perhatian dan dukungan itu yang sangat berarti bagi warga,” ujarnya.
Seno menambahkan, hingga kini sebagian warga masih berjuang mempertahankan ruang hidup mereka yang masih bersengketa secara legalitas. Ia berharap perhatian dari para pemangku kebijakan dapat membantu menyuarakan persoalan tersebut.
“Harapan kami ke depan, hidup warga bisa lebih baik. Paling tidak, ada dukungan untuk memperjuangkan ruang hidup kami yang sampai sekarang masih dalam sengketa,” katanya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur tiga pilar wilayah, termasuk aparat keamanan dan perangkat RT/RW setempat. Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, bakti sosial Imlek 2577 Kongzili diharapkan menjadi penguat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Surabaya. (tok/but)






