Surabaya (beritajatim.com) – IHH Healthcare Malaysia, selaku penyedia layanan kesehatan terbesar di Negeri Jiran, resmi memperkokoh kolaborasinya dengan mitra di tanah air melalui gelaran Indonesia Partners Roundtable Sessions 2026 di Surabaya.
Forum strategis ini menghadirkan para pimpinan perusahaan asuransi terkemuka, diselenggarakan di The Westin Hotel Pakuwon Surabaya, Surabaya Barat, pada Kamis (13/2/2026).
Pertemuan tersebut dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan terintegrasi antara Malaysia dan Indonesia.
Kehadiran IHH di Surabaya juga membuka ruang diskusi yang dinamis mengenai tren medis terkini, pergeseran kebutuhan pasien, hingga peluang sinkronisasi sistem asuransi yang lebih transparan.
Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia, Khairul Annuar Yusof, menjelaskan bahwa dialog berkelanjutan ini bertujuan untuk menjamin perjalanan medis yang mulus bagi pasien asal Indonesia.
Khairul menegaskan, pendekatan IHH melampaui sekadar rujukan pasien, melainkan berfokus pada pembangunan kemitraan jangka panjang yang mengedepankan keterbukaan antar sektor.
“Kami ingin memastikan pasien Indonesia terus mendapatkan akses yang mudah dan berkesinambungan terhadap layanan kesehatan berkualitas di rumah sakit kami di Malaysia,” ujar Khairul Annuar Yusof, Jumat (13/2/2026).
Acara ini pun mendapat antusiasme tinggi dengan kehadiran para pendiri dan direktur agensi dari perusahaan asuransi raksasa, mulai dari Prudential, Manulife, AIA, hingga AXA Financial Indonesia.
Kolaborasi ini merupakan bentuk apresiasi tulus atas kontribusi para mitra, dalam memfasilitasi pasien yang membutuhkan layanan medis maksimal.
Sebagai langkah konkret, Indonesia Business Lead | International Marketing IHH, dr. Candrati Sukardji, mengungkapkan bahwa IHH kini memperluas jangkauan fisiknya melalui kiosk dan kantor perwakilan (representative offices) di berbagai wilayah.
Saat ini, kata Candrati, kantor perwakilan IHH telah beroperasi di empat titik strategis: Jakarta, Medan, Batam, dan Surabaya.
“Kantor perwakilan kami yang berfungsi sebagai pusat konsultasi rujukan sudah tersedia di Summarecon Mall Kelapa Gading (Jakarta), Tunjungan Plaza (Surabaya), Delipark Mall (Medan), serta Bayfront Mall Batam. Tahun ini, kami berencana menambah satu kantor lagi di Pontianak,” jelas dr. Candrati.
Dengan jaringan 18 rumah sakit di Malaysia, IHH telah lama menjadi tujuan utama rujukan pasien dari Indonesia. Menurut Candrati, data menunjukkan bahwa mayoritas pasien datang untuk kebutuhan medical tourism (pemeriksaan kesehatan sambil berwisata) serta mencari opini kedua (second opinion) untuk memastikan diagnosis medis yang mereka terima.
Selain itu, kasus pasien yang mendominasi kunjungan meliputi bidang kardiologi, ortopedi, onkologi (kanker), gastroenterologi, hingga obstetri dan ginekologi. “Jadi lima itu yang paling banyak mendominasi, pasien dari Indonesia yang ke sana (IHH),” pungkasnya. (rma/kun)






