Jombang (beritajatim.com) – Di tengah lapangan Mapolres Jombang, sorotan kamera tertuju pada sosok yang baru saja melangkah maju dengan penuh kebanggaan.
Aipda Abdul Rohman, Bhabinkamtibmas Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, mendapat penghargaan yang tak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga mempertegas betapa luar biasa dedikasinya kepada tugas negara.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, dalam sebuah upacara yang diadakan pada Senin, 9 Februari 2026.
Namun, penghargaan ini bukanlah hasil dari kebetulan semata. Abdul layak menerima penghargaan ini setelah berhasil dengan keberanian dan ketangguhan melumpuhkan seorang pria yang tengah mengamuk, membawa senjata tajam, dan berisiko membahayakan banyak orang, Selasa (3/2/2026).
Pria tersebut, yang diketahui mengalami depresi berat, berhasil ditenangkan berkat sigapnya Abdul, yang tak sendiri. Bersama Babinsa Budugsidorejo Sertu Heri Agus Susanto, dan Kepala Dusun Hadi Siswoyo, mereka menuntaskan situasi yang penuh ketegangan.
Kisah heroik ini berlanjut ketika mereka bertiga memutuskan untuk mengantarkan pria tersebut ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Kabupaten Malang, agar ia mendapatkan perawatan medis yang layak.
Dalam waktu singkat, berkat kolaborasi luar biasa antara aparat Polri, TNI, dan masyarakat, situasi yang awalnya membahayakan pun berhasil dikendalikan dengan aman dan kondusif. Aipda Abdul, Babinsa Budugsidorejo Sertu Heri Agus Susanto, dan Kepala Dusun Hadi Siswoyo, semuanya diganjar penghargaan.
Penghargaan ini adalah salah satu dari sekian banyak apresiasi yang diberikan dalam upacara pemberian penghargaan di Mapolres Jombang.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap dedikasi, loyalitas, dan kinerja luar biasa anggota Polri, TNI, dan masyarakat yang berprestasi.
Dalam sambutannya, Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa prestasi ini harus terus dijaga dan bahkan ditingkatkan, seiring dengan terus berkembangnya tantangan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas rekan-rekan yang telah menunjukkan respon cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik,” kata AKBP Ardi.
Di tengah apresiasi itu, Abdul mengungkapkan rasa syukur dan bangga. “Ini bukan hanya penghargaan untuk saya, tapi untuk seluruh rekan-rekan yang telah bekerja sama dalam menjaga keamanan di desa kami,” ujar Abdul, yang tampak rendah hati meski telah mencetak prestasi.
Salah satu pesan penting yang disampaikan Kapolres Jombang adalah pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat. Keberhasilan mengatasi masalah sosial, seperti yang terjadi di Desa Budugsidorejo, tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama yang solid.
“Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat sangat penting. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Kepala Dusun Desa Budugsidorejo atas peran aktifnya dalam menjaga situasi tetap kondusif. Semoga apa yang telah kita lakukan ini bisa menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” tutup AKBP Ardi Kurniawan.
Kisah Aipda Abdul Rohman adalah cermin dari komitmen luar biasa seorang aparat dalam melayani masyarakat, mengatasi tantangan besar, dan menjaga kedamaian di tengah situasi yang penuh ketidakpastian. Penghargaan ini tidak hanya sebuah pengakuan atas keberhasilan, tetapi juga sebagai dorongan bagi semua pihak untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. [suf]







1 Komentar
Kasihan profesi guru. Mendidik agar siswa pandai tak pernah dapat penghargaan, salah sedikit dilaporkan ke polisi.