Surabaya (beritajatim.com) – DPC Partai Gerindra Kota Surabaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 pada 2026 dengan rangkaian kegiatan sederhana yang dekat dengan masyarakat. Puncak peringatan digelar melalui syukuran dan potong tumpeng disertai aksi berbagi kepada anak yatim, pengemudi ojek online, dan tukang becak.
“Perayaan HUT ke-18 ini kami laksanakan dengan sederhana, tetapi kami pastikan ada manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, Sabtu (7/2/2026).
Selama sepekan peringatan, kader Gerindra Surabaya turun ke sejumlah wilayah untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Konsep perayaan diarahkan agar kebahagiaan ulang tahun partai dapat dibagi bersama warga.
“Kami ingin kesederhanaan ini tetap punya makna, karena itu kegiatan kami fokus pada berbagi dan menyentuh langsung masyarakat,” katanya.
Cahyo juga menyampaikan pesan kepada seluruh kader agar tetap konsisten hadir di tengah masyarakat. Peran kader tidak hanya dalam kerja politik, tetapi juga pengabdian sosial dan pengawalan program pemerintah. “Kader Gerindra harus bertanggung jawab mengawal dan menyukseskan program strategis pemerintah pusat maupun daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Puncak perayaan turut dihadiri Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono. Ia mengingatkan pentingnya komitmen wakil rakyat untuk bekerja bagi kepentingan masyarakat luas. “Kesejahteraan masyarakat harus benar-benar bisa dinikmati seluruh rakyat, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ujar dia.
Anggota DPR RI itu menyebut semangat tersebut menjadi dasar berdirinya Partai Gerindra sejak awal. Prinsip itu kini diwujudkan dalam berbagai kebijakan yang berpihak pada rakyat. “Semua program yang dijalankan berhubungan langsung dengan kesejahteraan dan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga hadir dan memberikan ucapan selamat. Ia mengapresiasi kolaborasi kader Gerindra dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam berbagai program. “Kolaborasi yang terbangun menghasilkan kebijakan yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain potong tumpeng, syukuran HUT ke-18 Gerindra Surabaya diisi dengan santunan anak yatim serta pembagian bingkisan untuk pengemudi ojek online dan tukang becak. Acara juga dimeriahkan dengan undian hadiah sepeda listrik dan sepeda angin sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur. [asg/kun]






